WEBSITE

MamaOla

UNTUK MELIHAT ARTIKEL 2000-2009, KLIK ANAKMUDA.NET

UNTUK MELIHAT ARTIKEL 2010-DST, KLIK GF!ONLINE
Tampilkan postingan dengan label Fresher. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fresher. Tampilkan semua postingan

KRISTEN SEJATI

Siapa Orang Kristen Sejati?
Oleh Pastor Kong Hee


Sebagai orang Kristen (baca: pengikutnya Tuhan Yesus Kristus), kita harus punya kerendahan hati untuk menerima keanekaragaman pengajaran en aliran yang ada. Kita nggak tau segala sesuatu. Siapapun yang ngomong, “Saya tau semua hal.”, “Denominasi sayalah yang sempurna.”, “Teologi saya dong yang terbaik.” Atau kata-kata lain yang mirip kayak gitu, menurut saya orang itu ada dalam bahaya besar. Karena kita sebetulnya nggak tau semua hal.

Gereja Baptis, misalnya lebih kuat dalam area memenangkan jiwa en baptisan air. Gereja Anglikan lebih baik dalam hal menyangkut tradisi gereja. Aliran Pentakosta lebih baik dalam hal perintisan gereja. Aliran Karismatik lebih baik dalam semua hal yang ada hubungannya sama Roh Kudus en kesembuhan ilahi. Nggak ada seorang pun yang punya segala sesuatu. Karena itulah kita perlu orang lain.

Begitu juga dengan gereja Katolik Roma yang saat ini jumlah umatnya sekitar 1 milyar. Menurut sejarah, gereja Katolik Roma emang pernah mengalami masa-masa kemunduran. Tapi kemudian Martin Luther juga Calvin muncul, en men-stop semua itu. Meski pernah mengalami kemunduran, tapi lama sebelum era tersebut, hampir semua doktrin dasar gereja berasal dari gereja Katolik Roma lho!

Jadi, siapa sebetulnya orang Kristen sejati? Menurut saya orang Kristen sejati adalah orang yang mencoba melakukan yang terbaik yang dia bisa untuk mengasihi Tuhan dan sesama. Orang yang mencoba melakukan yang terbaik untuk membaca alkitab en berdoa, melakukan kehendak Tuhan, setia dalam panggilan Tuhan untuk dirinya. Saya rasa nggak ada seseorang yang bisa benar-benar menilai siapa orang Kristen sejati, cuma Tuhan yang tahu. Saya juga nggak ingin jadi hakim yang bilang, “Oh, saya tahu semua yang ada di dalam hati Tuhan.”

Karena itu sekali lagi, kita nggak tau semua hal. Bahkan apa yang kita ketahui sekarang, bisa jadi salah. Apa yang kita pikir salah sekarang, bisa jadi malah benar. Ya, kan? Tuhan ijinkan semua itu. Tuhan adalah Bapa yang baik. Dia seperti seorang ayah yang punya banyak anak. Suatu waktu anak-anaknya berantem. Tapi, sang ayah tetap sayang sama semua anaknya. Begitu juga dengan Tuhan. Tuhan nggak bilang, “Yang ini yang benar, yang itu salah, yang itu benar...” Tuhan tetaplah Bapa untuk semua anak-anak-Nya, en Dia tetap bilang, “Hei.. kamu lakukan yang terbaik ya. Kamu juga, kamu juga, kamu juga… Itu udah cukup.” Apa intinya? Lakukan yang terbaik yang kita bisa lakukan dengan iman, en itu udah cukup buat Tuhan. Gak perlu saling menghakimi. Kalau kita nggak tahu segala sesuatu, kita jangan menghakimi. Nggak usah juga saling debat karena debat cuma akan buang waktu, plus gak ada hasilnya.

(Ps. Kong Hee adalah perintis City Harvest Church, Singapura. Seorang philanthropist, pembicara konferensi internasional, dan juga pengusaha. Kalo kamu kenal sama penyanyi pop Sun Ho, dia adalah istri dari Ps. Kong, yang sekarang udah dikaruniai satu anak, Dayan Kong. Kamu juga bisa add Ps Kong jadi temen kamu di Facebook lho, klik aja di www.konghee.com/facebook.)

I LOVE ME

Kulitnya sering melepuh, gak bisa keluar rumah gara-gara sensitif sinar matahari, duduk aja susah, apalagi berjalan. Sehari-hari ia hanya tidur di kamar yang remang. Ia memang lahir normal, tapi di usia lima tahun ia kena penyakit langka yang disebut dermatomyositis yang menyerang imun tubuhnya. Imun yang harusnya melindungi malah menyerang tubuhnya.

“Jujur, gw pernah marah sama Tuhan. Hampir lima tahun! Bayangkan tiap hari badan gw sakitnya luar biasa. Kulit mengelupas dan berdarah. Gak bisa ketawa, gak bisa nangis, soalnya syarafnya kejepit.” Gitu kenang Maria Beatrix, gadis kelahiran 1 Mei 1980 ini. Tapi kemudian ia membaca kisah Ayub di Alkitab. “Gw jadi dikuatkan banget. Apapun yang terjadi dalam hidup gw, gw tau Tuhan mengasihi gw.”

Lebih dari 20 tahun Maria Beatrix hidup dalam kesakitan. Tapi itu hanya di tubuhnya. Kepercayaan dirinya nggak terpengaruh. Ia mengerti kalo ia adalah ciptaan Tuhan yang unik. Maria menemukan kalo Tuhan memberinya kreatifitas dan cepat belajar. Meski gak keluar rumah, melalui internet ia menyerap semua ilmu pengetahuan. Ia membuat barang-barang hasil kreasinya yang bisa ia jual. “Ada banyak orang yang sempurna tubuhnya tapi gak sempurna pikirannya. Ada banyak cobaan menimpa tubuh gw, tapi itu nggak ngancurin jiwa gw. Life is a gift. Gw spesial karena Tuhan yang menjadikan gw spesial.” Ujarnya semangat, “Gw udah bangkit dan gw pengen hidup lebih baik lagi sekarang”.

Hmmm. Mungkin nggak banyak dari kita harus ngalamin penderitaan fisik yang pernah dialami sama teman kita ini. Tapi kayak yang dibilang sama Beatrix, mungkin tubuh kita normal tapi pikiran kita justru yang menghalangi kita buat terus maju. Coba sebutin satu hal dari diri kita yang gak kita sukai. Wah kita pasti bisa nyebutin lebih dari satu, hehe. Dari cara kita memandang diri kita sendiri itulah terbentuklah citra diri atau gambar diri.

Citra diri atau gambar diri adalah suatu perasaan jauh di dalam diri kita tentang diri sendiri. Citra dirilah yang bilang: “Gw suka diri gw” atau sebaliknya, “gw gak suka sama diri gw!”. Citra diri yang sehat adalah faktor penting penentu keberhasilan dan kebahagiaan seseorang, lho! Soalnya kita cenderung buat berlaku, bersikap, bertindak dan bereaksi sebagai seseorang yang kita anggap diri kita, mau salah atau bener. Citra diri yang nggak sehat bisa bikin kita jadi minder (menganggap dirinya buruk) atau sebaliknya malah jadi narsis or over pede (menganggap dirinya baik tapi secara berlebihan).

Citra diri adalah suatu pemerintahan bawah sadar yang bisa nyetir tindakan kita. Citra diri jugalah yang ngebatesin kita, kalo kita melampaui pengharapan kita maka citra diri bakalan menariknya kembali ke bawah. Juga sebaliknya kalo kita jatuh di bawah citra diri kita, maka citra diri itulah akan mengangkatnya.

Darimana sih kita mendapatkan citra diri? Biasanya kita mendapatkannya sebagai akibat dari apa yang kita dengar dari orang lain tentang kita, misalnya dari ortu kita, temen, pemimpin atau bahkan diri kita sendiri. Padahal, citra diri yang sehat adalah apa yang Tuhan katakan tentang kita.

Tuhan pengen kita mempunyai citra diri yang sehat, positif dan memandang diri kita sendiri sebagai harta karun yang gak ternilai harganya. Tuhan tau kok kita punya kekurangan dan kelemahan dan sering berbuat kesalahan, tapi Tuhan tetep mengasihi kita. Ia ingin kita merasa nyaman tentang diri kita sendiri. Tuhan menciptakan kita sesuai gambarNya dan Ia terus menerus membentuk kita dan menyesuaikannya dengan karakterNya, menolong kita menjadi serupa denganNya.

Kita harus belajar mengasihi diri kita sendiri, termasuk kelemahan kita, bukan karena kita orang egois atau karena ingin memaafkan kelemahan-kelemahan diri kita sendiri, melainkan karena begitulah Tuhan mengasihi kita. KasihNya pada kita bukan karena apa yang kita lakukan tapi karena siapa kita sebenernya di mataNya. Ia menciptakan kita sebagai pribadi yang unik, gak pernah ada sebelum atau sesudahnya, sekalipun kita anak kembar identik! Kita adalah masterpiece, mahakaryaNya.

Tuhan juga memandang kita sebagai pemenang. Tuhan percaya pada kita lebih daripada kita percaya pada diri kita sendiri. Sering kan Tuhan pengen kita melakukan yang besar tapi gara-gara citra diri kita yang buruk kita malah bilang or berpikir, “Tuhan, aku gak bisa melakukannya! Yang lain dulu deh!”

MINDER KEBLINGER

Taukah kamu, ada seorang raja yang tampan dan keren, tapi minder gak ketulungan, “...namanya Saul, seorang pemuda yang tampan dan tegap. Tak seorang pun di seluruh Israel yang lebih tampan dari dia. Badannya juga lebih tinggi; rata-rata tinggi orang Israel hanya sampai pundaknya.” (1 Samuel 9:2 BIS). Saul dipilih Tuhan buat jadi raja Israel, Tuhan menganggap diri Saul berharga dan memenuhi syarat. Tapi di hari penobatannya, Saul malah sembunyi. “Lalu mereka mencari Saul, tetapi ia tidak ada. Sebab itu orang-orang bertanya kepada TUHAN, "Ya TUHAN, apakah orang itu sudah ada di sini?" Jawab TUHAN, "Saul bersembunyi di belakang barang-barang perlengkapan." (1 Samuel 10:21-22 BIS). Saul ngumpet, dia pemalu, nggak pede, minder. Citra diri yang buruk ini bikin dia selalu merasa gak aman, ia selalu merasa Daud akan mengkudeta dia. Saul juga takut waktu menghadapi Goliat. Ketakutannya en keminderannya bikin dia sempet stress, dikuasai roh jahat dan kehilangan urapan Tuhan. Saul gak tau kalo sebenernya Tuhan percaya penuh padanya.

Itu juga sempet terjadi pada Gideon. Waktu Tuhan mencari pahlawan buat membebaskan bangsa Israel, ia mengutus Gideon. Tapi Gideon malah bilang gini, "Mengapa saya, TUHAN? Mana mungkin saya melepaskan umat Israel dari kekuasaan orang Midian. Di dalam suku Manasye, kaum sayalah yang paling lemah. Dan di dalam keluarga saya pun sayalah pula yang paling tak berarti.".

Gideon udah salah membentuk citra dirinya, ia melihat fisiknya yang kecil dan lemah, ia melihat keluarganya yang miskin dan tertindas. Tapi beruntung ia cepat mengubahnya, ia mulai setuju dengan citra diri yang Tuhan bilang padanya: “Hai, pemuda yang perkasa! TUHAN besertamu! Kamu pasti bisa!” (dikutip dari kitab Hakim-hakim 6 BIS).

Kita mungkin menganggap diri kita loser alias pecundang, penakut, lemah atau nggak berarti, tapi itu gak mengubah cara Dia memandang kita: seorang pemenang! “Kamu pasti bisa!” Kata Tuhan.

Beda ama Daud kecil waktu ngelawan Goliat. Biarpun keluarganya bilang dia kecil en lemah, saudara-saudaranya merendahkan dia, orang-orang menganggap remeh dia, tapi Daud memandang dirinya seperti Tuhan memandangnya. Waktu Goliat ngejek dia, “Untuk apa tongkat itu? Apakah kauanggap aku ini anjing? Ayo, maju! akan kuberikan tubuhmu kepada burung dan binatang supaya dimakan.". Tapi Daud menjawab, "Engkau datang melawanku dengan pedang, tombak dan lembing, tetapi aku datang melawanmu dengan nama TUHAN Yang Mahakuasa, Allah tentara Israel yang kauhina itu. Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau kepadaku; engkau akan kukalahkan dan kepalamu akan kupenggal. Tubuhmu dan tubuh prajurit-prajurit Filistin akan kuberikan kepada burung dan binatang supaya dimakan. Maka seluruh dunia akan tahu bahwa kami bangsa Israel mempunyai Allah yang kami sembah, dan semua orang di sini akan melihat bahwa TUHAN tidak memerlukan pedang atau tombak untuk menyelamatkan umat-Nya. Dialah yang menentukan jalan peperangan ini dan Dia akan menyerahkan kamu ke dalam tangan kami." (Dikutip dari 1 Samuel 17 BIS).

Daud gak sempurna, tapi dia tau bahwa di hadapan Tuhan dan bersama Tuhan ia jadi sempurna. Tuhan gak pernah permasalahin ketidaksempurnaan kita. Jadi kita juga gak usah permasalahin segala macam tetek bengek kelemahan yang ada dalam diri kita. Tuhan senang memakai orang-orang biasa kayak kita-kita ini yang punya banyak kelemahan buat melakukan hal yang luar biasa. Paulus bilang, “...Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.” (2 Korintus 12:9b).

Dalam film KungFu Panda, pada awalnya, para pendekar The Furious Five (yang terdiri dari Cengcorang, Harimau, Bangau, Monyet dan Ular) mengejek dan mentertawakan Po si Panda karena tubuhnya yang gendut. Tapi kemudian Pendekar Mantis (Cengcorang) berkata, “Siapa aku sehingga aku menilai pendekar dari ukuran tubuhnya?”. Dia mengingat bahwa dia sendiri hanyalah seekor serangga kecil, tapi seorang pendekar nggak dinilai dari ukuran tubuhnya. Pada akhirnya, Po membuktikan bahwa dialah sang Pendekar Naga. Minder membuat kita gak bisa maju. Saya jelek, saya gendut, saya gak pinter ngomong, saya pendek, saya suka gugup. Minder sebenernya hanyalah bentuk lain dari kesombongan, hanya saja kita sombong akan kekurangan kita dan meremehkan hasil karya Tuhan dalam hidup kita. Cari kelebihan kita, jangan biarkan orang lain menghakimi kita dan maju terus!

“Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu”.( I Timotius 4:12). (www.facebook.com/gfreshmag)

IBLIS 1001 WAJAH


GF! iseng-iseng bikin survey kecil-kecilan. Pertanyaannya: ‘Apa sih yang kepikiran sama kamu kalau denger kata okultisme?’ Ternyata jawabannya (dari yang paling banyak):
a. Kuasa gelap
b. Iblis, setan, hantu
c. Dukun, sihir
d. Gereja setan
e. Harry Potter
f. Gak tau

Occult artinya tersembunyi. Kalo maen petak umpet, maka gampang banget nyari tempat persembunyian iblis, yakni dalam okultisme. Bentuk okultisme sangat macem-macem dan sangat tergantung budaya, tempat yang bersangkutan dan agama. Okultisme dipake sama setan agar manusia sadar ataupun nggak sadar jadi pelayan atau dilayani oleh si setan.

Tujuannya agar manusia jauh dari Tuhan. Caranya dengan ‘memenuhi’ tiga keinginan manusia dari sejak jaman Hawa: keinginan buat bertahan hidup (tidak akan mati), keinginan untuk tau (mata terbuka), dan keinginan buat berkuasa (menyamai Tuhan). “Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." (Kejadian 3:4-5).

SEMBUNYI DALAM BUDAYA
Okultisme udah jadi budaya. Apalagi di Indonesia. Dari sejak manusia masih ‘belum ada’ sampe ‘mati’ semua dipengaruhi okultisme. Liat aja contohnya:
1. Waktu baru nikah, dukun ngasih jampi biar malam pertama langsung tokcer
2. Waktu mengandung, nyokap minum air jampi biar jabang bayi selamat
3. Waktu lahir, diadain upacara selametan, dimandiin air kembang, bubur putih bubur merah en dinamain sesuai anjuran dukun
4. Waktu kecil, digantungi jimat biar pinter en sehat
5. Waktu sakit-sakitan, dikasih mantra
6. Waktu remaja dikasih ilmu pelet biar dapet jodoh
7. Waktu nyari pekerjaan pake susuk
8. Waktu menikah nyari hari baik sesuai adat
9. Waktu mati dibekali upacara khusus buat nganter ke ‘surga’

Beli rumah, pake tumbal. Biar kaya, pelihara tuyul. Mau bikin acara, manggil pawang hujan. Toko sepi, pake jimat. Keluar penjara, mandi di laut buang sial. Sakit gigi, manggil dukun. Sakit hati, santet. Belum lagi maen jaelangkung, doa di depan mayat, nanya ke peramal, dan sebagainya.

NGOBROL SAMA ARWAH
Ada lagi yang namanya Spiritisme, okultisme yang didasarkan sama keyakinan kalo kita bisa berhubungan dengan orang yang udah mati. Sering terjadi lewat media cenayang/dukun, ouija board, jaelangkung, mengunjungi kuburan, atau bicara sama yang kerasukan.

Tuhan melarang kita berhubungan dengan arwah. “Bahkan, ia...menghubungi para pemanggil arwah... sehingga ia menimbulkan sakit hati-Nya.” (2 Tawarikh 33:6). “Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah TUHAN, Allahmu.” (Imamat 19:31). Masih belum puas? Kita bisa baca Imamat 20:6, Ulangan 18:11, Yesaya 8:19.

Bisakah berhubungan dengan orang yang sudah mati? Nggak bisa. Kita bisa belajar dari cerita Lazarus, Abraham dan si orang kaya di Lukas 16:19-31. Kasus pemanggilan roh arwah Samuel di kitab 1 Samuel 28:11-15 itu pun bukan roh Samuel asli tapi iblis yang menyamar. Soalnya yang bilang bahwa itu roh Samuel adalah Saul padahal Saul nggak bisa melihatnya (alias hanya menerka), yang melihat langsung hanya si dukun dan dia nggak bilang itu Samuel, tapi hanya bilang orang berselubung jubah.

DISURUH DOA BUAT ORANG MATI
Boleh nggak kita berdoa buat orang yang sudah mati biar ‘diterima di sisiNya’? Jawabannya: udah telat! Gak usah mikirin yang udah mati, pikirin yang masih hidup agar kalo mati bisa ‘diterima di sisiNya’ en gak mati sia-sia, kabarkan KerajaanNya! Yesus pernah bilang "Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana." (Lukas 9:60).

“Tapi aku disuruh sama bokap nyokap buat doa di depan mendiang kakek biar dia masuk surga. Saya sih nurut aja, kan kita harus menghormati ortu kita.”. Ini jawaban Petrus dan para rasul: “Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.” (Kisah 5:29).

Tanyakan pada diri sendiri, apa kata Tuhan tentang hal tersebut? Apakah Tuhan memperbolehkan kita berdoa buat orang mati? Kita harus lebih mentaati Tuhan daripada ortu. “Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.” (Matius 10:37-38 ). Lagipula kita harus menghormati ortu dengan caranya Tuhan kayak yang dibilang di Efesus: “Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu -- ini adalah suatu perintah yang penting, ...” (Efesus 6:1-2).

Ya, memang pada prakteknya nggak semudah itu. Langkah yang harus kita ambil buat menghadapi ortu yang belum dalam Tuhan adalah dengan meminta hikmat dari Tuhan. Bicaralah dan komunikasikan prinsip yang kita pegang pada mereka dengan kasih dari Tuhan.

Tapi yang penting adalah, gaya hidup kita yang menyembah Tuhan dengan benar dan menjadi saksi hidup sejak dari sekarang. Jadi anak yang baik, senang membantu ortu, rajin, selalu hormat pada mereka, nggak terlibat masalah kenakalan remaja, punya prestasi sesuai kemampuan, bertingkahlaku sopan, mengembangkan kebiasaan baik. Lakukan itu dan ortu yang belum kenal Tuhan suatu saat akan melihatnya dan ikut memuliakan Tuhan. Jadi jika suatu hari kita ngobrol tentang prinsip hidup kita, ortu kita akan mudah mengerti dan nggak keberatan. Jangan cuma tiba-tiba bilang: “Mama papa! Saya nggak mau berdoa di depan mayat kakek! Itu dosa!!” sementara hidup kita penuh dengan dosa! (**)

KEMISKINAN AKUT!

Waduh! Kemiskinan di Indonesia udah akut! Dimana-mana gwe liat orang miskin. Di jalanan, orang miskin. Di desa, orang melarat. Di tipi, berita orang kelaparan. Di koran, berita anak gak bisa sekolah gara-gara gak punya duit. Akut! Kalo kanker udah stadium tiga!

”Kenapa sih orang miskin malah makin menjamur!?”. ”Apaan sih nih orang. Gak tau diri banget deh. Udah miskin, bau, hidup lagi.’ Guys, mungkin kita pernah kepikiran ato malah ngomong kayak gitu. Tapi mulai sekarang kita mesti ati-ati loh. Soalnya Tuhan sayang banget sama orang miskin, tertindas. Sampe-sampe di Amsal 14:31, dibilang ”Tetapi siapa menindas orang yang lemah, menghina penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia”. Artinya kalo kita anggap orang miskin itu lebih hina dari kita, kita udah gak menghormati Allah alias menghina Allah. Gimana nasib orang yang menghina Allah? Wah mending gak usah tau deh...

”Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin”. (Amsal 22:9). Tapi kalo kita care sama orang yang lemah, kita sebenarnya lagi bikin Tuhan berutang sama kita. ”Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi Tuhan, yang akan membalas perbuatannya”. (Amsal 19:17).

”Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki.” (Amsal 28:27). Tuhan janji tiap kali kita kasih waktu, tenaga, harta ato bakat kita sama orang yang lemah, kita kayak lagi lagi kasih pinjaman sama Tuhan, en Dia janji buat bayar ’pinjamanNya’ itu berlipat kali ganda. Tuhan, Allah semesta alam selalu prihatin sama penderitaan orang-orang lemah jadi Dia janjiin berkat sama semua orang yang mo ikut ngerasain kebutuhan mereka en bertindak demi kepentingan mereka. Tapi kebalikannya. Kalo kita nggak punya belas kasihan alias lempeng-lempeng aja sama orang yang lemah kita bakal rasain ’tangan’ Tuhan.

Tapi kita tetap mesti punya motivasi yang benar, jangan sampe ada dalam hati kita pikiran kayak gini, ”Gue mau nolong orang miskin, supaya gue diberkati” Emangnya main investasi! Hehe. Ini bukan ’cara cepat jadi sehat en kaya.’ Ini tentang sadar kalo hati Tuhan itu dekat sama orang lemah en betapa Dia peduli sama apa yang mereka rasakan. Ini tentang sadar kalo kita benar-benar ingin ikut Tuhan, kita harus perhatikan apa yang Dia perhatikan. Hati kita mesti hancur oleh apa yang menghancurkan hati-Nya, en kita mesti jadi pembela apa yang dibela-Nya.

HIDUP KEKAL DAN MENGASIHI SESAMA
“Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?" Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup." (Lukas 10:25-28).

GF!ers pasti pernah denger cerita orang Samaria yang baik hati (baca teliti kelanjutan ayat diatas di Lukas 10:25-37). Biasanya cerita ini suka dipake buat ngajarin orang supaya berbuat baik sama sesama manusia. Nggak salah sih, cuman sebenarnya Tuhan Yesus kasih perumpamaan ini buat ngejawab pertanyaan ahli taurat tadi: "Apa yang harus kuperbuat supaya mewarisi hidup yang kekal?" (ayat 25). So lewat perumpamaan ini Tuhan Yesus mo kasih jawaban gimana biar bisa hidup kekal, bukan tentang gimana caranya berbuat baik. Jadi gimana supaya kita punya hidup kekal? Sebenarnya si ahli taurat itu juga udah tau jawabannya. LOVE GOD, LOVE PEOPLE. Itu caranya punya hidup kekal.

“Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?" Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup." (Lukas 10:26-18)

Kalo mo punya hidup kekal, kita mesti punya dua-duanya. Gak bisa cuman LOVE GOD doang, tapi gak mo LOVE PEOPLE. Ato mo LOVE PEOPLE, tapi gak mo LOVE GOD. Ya gak bisa. Kayak uang 50ribuan, kalo cuman satu sisi ada gambarnya, tapi sisi lainnya polos, ya uangnya gak bakalan laku. Tapi masalahnya banyak dari kita or gereja kita suka kayak gitu. Kita love God, tapi gak love people. Kalo gereja kebaktiannya mungkin hebat, khotbahnya luar biasa, praise and worship-nya mantap, paduan suaranya top, kebaktiannya penuh urapan. Tapi waktu ada saudara seimannya, jemaatnya, tetangganya, warga kotanya yang miskin, kelaparan, gak punya uang, kurang gizi, putus sekolah, penyakitan, mereka tetap diam aja, cuek ketek bebek, pura-pura nggak tau en nggak mo tau.

Dia mau kita care sama sesama kita. Kalo kita ngaku cinta Tuhan, kita juga mesti cinta sesama kita. Siapa sesama kita? Kita mungkin gak tau namanya. Gak masalah. Soalnya sesama manusia itu bisa siapa saja. Siapa aja yang lagi butuh bantuan kita, dialah sesama kita. Ayo kita buka mata, buka hati kita. Liat, dengar, rasakan penderitaan orang lain. Bangkit tolong mereka, jangan cuman kita liat di TV, baca di koran, liat di internet doang. Tapi mari kita lakuin sesuatu. Jangan jadi imam ato orang Lewi yang cuma liat, yang cuman bilang ”kasian yah” terus ngeloyor gitu saja, tanpa ada usaha untuk menolong, ayo kita jadi kayak orang Samaria itu.

KENAPA ORANG SAMARIA?
1. Yesus mo ajarin kita supaya gak punya negative thinking sama orang lain
Jaman itu, orang Yahudi itu benci banget sama orang Samaria. Mereka anggap hina orang Samaria, gara-garanya orang Samaria itu keturunan campuran orang Israel sama orang non Israel. Mereka dianggap bangsa yang gak murni. Orang Israel anggap orang Samaria itu kompromi sama dunia. Mereka dianggap orang berdosa yang dosanya gak bisa dimaafkan lagi. Makanya gak heran kalo orang Israel ketemu orang Samaria pasti ada aja negative thinking-nya. Tapi Tuhan balikin semua itu. Buktinya justru orang yang selalu jadi ’kambing hitam’ malah yang nolongin seorang Israel yang lagi kesusahan.

2. Yesus mo tunjukin kalo orang jadi orang Kristen aja gak cukup
“Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.” (Lukas 10:30). FYI, Yerikho itu nggak jauh dari Yerusalem tapi jalannya bergunung-gunung. Disana banyak perampok yang suka sembunyi. Kira-kira nih, siapa sih para perampok itu? Ya jelas, orang Yahudi juga! Siapa lagi? Ini ’kan masih wilayah Israel. Jadi artinya dia disiksa sampe setengah mati sama bangsanya sendiri. Sama saudara-saudaranya sendiri.

Terus jangan lupa siapa yang dua orang yang lewat tapi gak nolongin dia? Orang Yahudi juga. En bukan sembarang orang Yahudi. Dua-duanya hamba Tuhan lagi. Yang seorang ’pendeta’ yang lagi mo pelayanan di Bait Allah. Dia liat ada orang terluka, tapi lagi buru-buru ke Bait Allah. Banyak yang nungguin dia buat dengerin firman Tuhan. Kalo mesti nolong dia dulu, bisa telat dong, belum lagi kalo orang itu udah mati, dia mesti lakuin upacara penyucian yang ribet banget. Jadi... lebih baik pura-pura gak liat aja. Terus lewat lagi ’diaken’ ato ’majelis gereja’ or ’pengurus gereja’. Dia juga mikir sama kayak pendetanya. Jadi dia juga terus aja lewat. Kenapa mesti orang Samaria yang dianggap orang berdosa yang nolongin dia? Kemana orang-orang yang ngakunya saudara seimannya? So jadi jadi orang Kristen aja gak cukup, kita juga mesti nunjukkin buah-buah kita sebagai orang Kristen.

TIPS: WHAT CAN WE DO?
Now, apa yang bisa kita lakuin buat orang-orang yang menderita ini? Kita udah tau kalo kita harus do something. Tapi apa? Ini dia beberapa ide fresh dari GF! biar GF!ers bisa tunjukin kasih kita sama dunia.

Jadi calo / makelar tenaga kerja
Cariin lowongan kerja buat teman-teman kita yang lagi nganggur. Ato tawarin teman-teman kita yang lagi nganggur sama teman kita yang udah punya kerjaan.

Jadi orang tua asuh
Siapa bilang jadi orang tua asuh susah? Sekarang ada banyak pelayanan yang sediain beasiswa dengan biaya terjangkau buat kita. Kalo biayanya agak gede bisa kumpulin beberapa teman terus patungan jadi orang tua asuh. (kamu bisa masuk ke www.MajalahKristen.com, disana ada link-link yayasan atau kelompok pelayanan dimana kita bisa ambil bagian)

Bikin bimbel gratis
Kasih les ato bimbel (bimbingan belajar) sama anak-anak sekolah yang gak bisa sekolah. Dijamin mereka bakal berterimakasih banget...

Bikin genk
Bikin genk atau klub yang tujuannya positif, kayak bikin genk memberi makan gelandangan, genk mengajar anak jalanan, membagikan ilmu pada pengangguran, dsb.

Jadi sponsor
Ajak teman-teman (atau ortu-ortu) buat kumpulin uang jajan, atau berdagang yang keuntungannya bisa dikasihin sama orang yang kurang mampu di sekolah.

Jadi ember curhat
Dengerin orang yang mo curhat sama kita. Jangan kasih komen. Jangan nge­-judge juga. Pokoknya dengerin aja.

Shout it out
Bikin tulisan-tulisan yang bisa kasih inspirasi sama orang, terus tempelin di mading sekolah ato kampus (tapi izin dulu ya...), diblog, atau milis.

Jadi sopir pribadi
Punya motor ato mobil? Ajakin teman-teman kita yang suka jalan kaki, atau mesti naek bus ato angkutan umum buat bareng sama kita. Kalo perlu jemput mereka sekalian.

Nonton bareng
Ajakin teman-teman yang nggak punya uang buat ke bioskop buat nonton bareng kita. Bisa nonton VCD, DVD, ato boleh juga traktir nonton di bioskop.

Promosiin teman kita
Punya teman yang punya kemampuan unik? Promosiin dong sama orang lain. Siapa tau bisa jadi berkat buat orang en nambah uang saku teman kita.

Katering gratis
Minta sama mama kalo masak lebihan dikit. Terus kasih makanan itu sama teman kita. Dijamin pasti terharu banget...

Kasih kado
Siapa bilang kasih kado mesti pas ultah doang? Kasih kado kejutan sama teman-teman kita buat tunjukkin kalo kita sayang sama mereka.

Belanja di warung sebelah
Jangan melulu belanja di mall or supermarket or mini market. Biar ada keadilan social, belanjalah di warung tetanggamu.

Bagi-bagi bahan bacaan gratis
Kamu bisa kumpulin buku-buku or majalah bekas yang masih bagus untuk dibagikan pada anak-anak atau remaja yang gak mampu. Kamu juga bisa bag-bagi majalah GFresh!. Lho. Soalnya GFRESH! punya program khusus buat bagi-bagi majalah. Kalo mo terlibat bisa telepon aja ke 022-70791362. Gratis alias gak keluar uang sama sekali. (Kalo buat yang luar kota Bandung, paling juga bayarin ongkos kirimnya doang)

Thanks buat anak-anak LPMI Bandung buat ide-idenya. Keren abisss...

KESURUPAN

‘Ren, udah nonton film Kesurupan belom?’ tanya Anto sama Rendi.
‘Udah, ‘kan kemaren ada di TV.’
‘Yup.’
‘Tapi gue jadi penasaran, kalo di dunia nyata bisa gak ya, orang kesurupan sampe kayak gitu? (dp)

GF!ers yang pernah nonton film The Exorcist, Kesurupan ato suka nonton film hantu mungkin gak aneh sama adegan di mana ada orang yang kerasukan setan, sampe bisa ngamuk-ngamuk gak jelas, banting sana-sini, teriak-teriak, barang-barang berterbangan ke sana-ke sini. Bisa gak ya kejadian gak sih di dunia nyata?

Jawabannya cuman satu. IYA. Kejadian kayak di film-film horor itu emang bisa kejadian lagi!, Cuma mungkin kejadiannya kadang gak se-dramatis kayak di film-film, sampe ada benda-benda berterbangan ke sana-sini segala.

PROSES KESURUPAN
Rasanya gak mungkin banget deh kalo kita belum pernah denger istilah kesurupan. Pasti minimal pernah denger dong, biar cuma sekali doang. Tapi sebenarnya apa sih kesurupan itu? Kalo kata orang yang lebih ahli, kesurupan itu artinya badan kita dikuasai sama iblis jadi kita gak sadar apa yang kita lakuin.

Kenapa ada orang yang bisa kesurupan? Wah itu panjang ceritanya, tapi kalo mo tau kenapa orang bisa kesurupan baca aja ‘Kok Bisa Kesurupan?’ Cuma ada satu yang mesti kita inget baik-baik, kesurupan itu butuh proses. Jadi gak langsung buuum, simsalabim, abrakadabra, orang bakal langsung kesurupan. Gak gitu ceritanya.

Menurut Kak Siska Widjaya ada beberapa tahap sebelum seseorang itu bisa kesurupan. Pertama, orang itu belum lahir baru, otomatis waktu itu tubuhnya en semua yang dia punya itu milik si iblis. Tahap kedua, orang itu makin lama dia makin ‘akrab’ sama si iblis, suka main bareng, suka jalan bareng, ini udah bahaya, karena cuma tinggal selangkah lagi makin gampang lah si iblis menguasai tubuhnya. Sampe akhirnya si iblis bisa menguasai tubuh orang itu sepenuhnya en itulah yang kita kenal sebagai kesurupan.

Itu ‘kan buat orang yang belum lahir baru. Gimana sama orang yang udah lahir baru? Prinsipnya sih sama, orang itu tanpa sadar (mungkin) ‘jadian’ sama si iblis. Nah kalo udah gini kasusnya tinggal tunggu tanggal mainnya aja kapan si iblis bakal menguasai tubuh orang itu alias kesurupan.

KOK BISA KESURUPAN?
Kenapa orang bisa kesurupan? Soalnya ada setan yang masuk tubuhnya. Ya iyaaalah kemasukan setan. Kesurupan bisa terjadi soalnya si iblis itu punya kemampuan khusus bisa masuk dalam tubuh manusia, binatang ato benda-benda tertentu. Syaratnya manusia, hewan, ato benda itu mesti punya ‘pintu’ buat si iblis masuk. Apa aja sih yang bisa jadi ‘pintu’ buat si iblis masuk dalam tubuh kita en menguasainya? (plus ‘bonus’ gimana biar si iblis gak bisa masuk)

o Kutuk nenek moyang
Pernah liat gak ada satu keluarga, yang tiap generasinya minimal ada satu orang yang ketiban sial. Bisa jadi rumahnya kebakaran, kecelakaan, ato apa aja. Tapi di tiap generasi hal itu pasti aja terjadi. Maksudnya di zaman kakeknya terjadi, terus di zaman papanya juga terjadi, terus di zaman anaknya juga, di zaman cucunya juga, di zaman cicitnya juga.

Nah bisa jadi keluarga itu harus kena kutuk nenek moyang ato kutuk keturunan. Maksudnya ada akibat/dampak/pengaruh negatif yang mesti dialami seseorang gara-gara dosa orang tuanya, kakek-neneknya atau leluhurnya. Kok kayaknya gak adil banget sih, yang salah siapa, yang harus nanggung siapa? Tapi emang itulah kenyataannya.

Solusinya?
Cuma satu kata. Pelepasan. Supaya kita lepas dari kutuk nenek moyang kita mesti pelepasan (bukan ‘pelepasan’ di WC ya...) maksudnya kita mesti lepas dari semua ikatan yang mengikat kita dengan nenek moyang kita. Karena kita udah di dalam Kristus, semua ikatan yang gak perlu mesti diputusin. Gimana cara pelepasan?

o Bisa minta hamba Tuhan di gereja kita buat doain pelepasan buat kita.
o Ato kita bisa bikin pelepasan sendiri. Caranya dengan bikin pengakuan iman kalo kita udah gak ada hubungan lagi sama dosa nenek moyang kita. Contoh pengakuan imannya, ‘Dalam nama Yesus, aku adalah ciptaan baru dalam Kristus, semua kutuk nenek moyang aku hancurkan dalam nama Yesus. Tidak ada lagi kutuk yang mengikatku. Aku telah bebas dalam nama Yesus. Darah Yesus melingkupiku. Aku bebas!’ Nah pengakuan iman ini diucapin dengan suara keras en penuh keyakinan. Yakinlah kalo kita emang punya kuasa buat mutusin semua kutuk .

“Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu. “ (Lukas 10:19)

o Pernah bikin perjanjian sama setan
Mungkin kita gak pernah secara langsung bikin perjanjian sama setan, tapi siapa tau orang tua kita? Nah kalo kita (ato ortu kita) pernah bikin perjanjian sama si iblis, sama aja artinya kita nyerahin tubuh kita buat si iblis. Makanya gak heran kalo orang yang pernah bikin perjanjian sama setan gampang banget kesurupan.

Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
(Keluaran 20:3)

Solusinya?
Pelepasan. Gak ada lagi yang lain. Caranya? Sama kayak di atas.


o Hubungan sama Tuhan lagi jelek
Coba bandingin. Kapan kita jadi gampang banget bikin dosa? Waktu hubungan pribadi kita sama Tuhan lagi bagus ato sebaliknya, waktu hubungan pribadi kita sama Tuhan lagi jelek?

Pasti yang kedua. Soalnya waktu hubungan pribadi kita sama Tuhan lagi bagus, kita bisa rasain kasih Tuhan en kasih itu bakal buat kita susah bikin dosa. Sebaliknya kalo hubungan pribadi kita sama Tuhan lagi jelek, kita bakal di luar kasih Tuhan en gampang banget buat kita dikuasai si iblis.

Solusinya?
Jaga hubungan sama Tuhan dengan baik. Emang kita semua punya kesibukan masing-masing. Malah kadang saking sibuknya, kita sampe gak tidur. Tapi ada baiknya kita ikutin teladan Yesus, sesibuk apapun, secapek apapun Dia tetap disiplin buat ‘say hi’ en chit-chat sama BapaNya.

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana (Markus 1:35)

o Jiwanya lagi labil
Survey membuktikan kalo kebanyakan orang yang kesurupan jiwanya lagi gak stabil. Maksudnya jiwanya gak stabil itu, bisa jadi lagi ada masalah ato lagi banyak pikiran, ato lagi putus asa banget, sampe bikin dirinya stress berat. Nah ini sebenarnya udah masuk kelainan jiwa, tapi masih tahap awal sih. Orang yang kayak gini gampang banget dikuasain sama iblis.

Solusinya?
Isi diri kita sama Firman Tuhan en Roh Kudus sampe penuh. Yang namanya masalah emang pasti selalu ada, tapi kalo kita penuh sama Firman Tuhan, kita bakal selalu punya damai sejahtera di tengah masalah. Makanya penting banget baca Alkitab, merenungkan en menghapalkan isinya kalo perlu. Gak kalah penting juga minta Roh Kudus penuhin kita tiap hari.

Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,
(Efesus 5:18)

o Pikirannya lagi kosong
Pernah liat orang yang pikirannya kosong? Kayak orang bego, tatapan matanya beda, kayak kosong, melompong, kayak sapi ompong… gak ada semangat. Kenapa bisa gitu ya? Banyak sebabnya. Mungkin lagi banyak masalah, ato emang lagi pengen kali yaa... anyway bahaya banget kalo pikiran kita kosong, soalnya pikiran kita bisa dengan gampang dikuasain sama ‘pihak lain’. Makanya ati-ati sama ajaran yang bilang kita mesti kosongin pikiran, penipu tuh, yang ada malah kita dikuasai si iblis.

Solusinya?
Biar gak kosong, pikiran kita mesti penuh sama firman en Roh Kudus. Caranya? Sama kayak di atas.

o Ada dosa yang belum beres
Dosa yang belum kita beresin di hadapan Tuhan itu kayak luka kecil yang kena infeksi. Keliatannya gak apa-apa, tapi lama-lama bisa jadi kanker ato tumor. Dosa yang belom beresin juga bakal jadi celah yang mantap buat si iblis menguasai diri kita.

Solusinya?
Boleh juga kita ikutin caranya Ayub. Dia selalu minta ampun buat dosa anak-anaknya, soalnya dia sadar bisa jadi ada dosa yang dilakuin anak-anaknya tanpa sadar (Ayub 1:5). Gak ada salahnya kita tiap hari minta ampun buat dosa kita, soalnya siapa tau kita bikin dosa yang gak kita sadarin. Dari pada jadi celah buat iblis mending kita minta ampun tiap hari, tiap saat.

Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati."
(Ayub 1:5)

o Ada luka batin
Yang disebut luka batin itu adalah luka yang emang adanya di hati kita. Misalnya kita kesel ato kecewa sama seseorang, terus kita pendam terus. Nah itu contoh luka batin. Yang parahnya kadang kita suka gak sadar kalo kita ada luka batin, nah loh... padahal luka batin ini bisa jadi celah yang baik buat si iblis buat menguasai kita.

Solusinya?
Cuma satu. Inner healing. Kita bisa minta hamba Tuhan yang emang punya karunia khusus di bidang inner healing buat doain kita. Agak susah sih buat inner healing sendiri karena kadang kita gak tau apa sih akar masalahnya, kalo ada orang lain ‘kan jadi lebih gampang.

The Spirit of the LORD is upon Me, Because He sent Me... to heal the brokenhearted. (Roh Tuhan ada padaKu karena... Dia mengutusKu untuk menyembuhkan yang terluka hatinya). (Lukas 4:18)

KERASUKAN ROH ORANG MATI, BISA GITU?
Beberapa taun yang lalu dunia kekristenan Indonesia sempat heboh gara-gara ada fenomena ‘orang hidup dirasuki roh orang mati’. Udah gitu roh orang matinya bisa diinjili lagi. Sebenarnya hal kayak gitu bukan barang baru. Dari zaman dulu juga, banyak dukun, peramal yang ngaku-ngaku bisa manggil roh orang mati buat merasuki tubuh mereka buat kasih pesan terakhir sama orang yang masih hidup.

Nah yang jadi pertanyaan, apa benar bisa begitu? Bukannya roh orang mati gak bisa balik lagi ke dunia orang hidup? Kalo ditanya gitu, GF! juga bingung mo jawab apa. Soalnya ada beberapa ajaran yang bilang bisa, ada yang bilang gak bisa. Mana yang benar? Terserah keyakinan masing-masing aja...

Ajaran # 1
Ada yang bilang kalo roh orang mati itu sebenarnya gak kemana-mana. Setelah tubuh mereka berhenti napas, roh mereka mengembara di dunia ini. En karena mereka roh, mereka bisa dengan gampang masuk ke tubuh manusia yang mereka mau, asal orangnya buka celah.

Ajaran # 2
Ada yang bilang juga kalo roh orang-orang yang semasa hidupnya terikat banget sama dunia en meninggal sebelum waktunya, pas matinya sama si iblis dibikin jadi ‘roh gentayangan’. Karena roh ini sangat terikat sama dunia, roh ini selalu nyari tubuh manusia buat dirasuki, supaya dia bisa nikmatin hidup kayak dulu lagi.

Ajaran # 3
Ajaran yang satu ini populer banget di kalangan orang Kristen. Semua roh orang mati masuk ke sebuah ‘ruang tunggu’. Di sana mereka nungguin saatnya mereka bakal dihakimi. Mereka gak bisa berkeliaran di dunia lagi. Nah kalo ada roh orang mati yang merasuki orang hidup itu bukan roh orang mati, tapi roh iblis yang menyamar.

Ajaran # 4
Ada juga yang bilang kalo dalam kondisi normal, orang hidup gak bisa kerasukan roh orang mati. Tapi kalo orang itu sengaja ‘manggil’ roh orang mati itu (menurut mereka ada beberapa roh orang mati bisa dipanggil) or ada ikatan batin yang sangat kuat dengan orang yang mati itu, bisa jadi dia kerasukan roh orang mati.

Ajaran # 5
Ada lagi ajaran yang bilang kalo ‘roh orang mati’ yang masuk dalam diri orang hidup itu sebenarnya ‘familiar spirit’ (roh jahat yang kenal baik, sifat, kebiasaan, kekuatan, kelemahan en hal-hal yang terjadi dalam hidup orang itu). Nah, roh ini masuk sebagai roh orang mati yang dikenal sama orang itu.

Gimana menurut GF! ?
Kalo buat GF! let’s back to bible aja. Alkitab ‘kan bilang kalo manusia itu cuma ditetapin buat mati sekali doang terus diadili. Selesai. Jadi gak ada ceritanya kalo roh orang mati bisa masuk lagi ke badan orang hidup.

Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi. (Ibrani 9:27)

Kedua, di Alkitab juga gak ada cerita tentang orang yang kerasukan roh orang mati. Kalo orang kerasukan setan sih banyak, hehehe. Jadi kalo buat GF! kerasukan roh orang mati itu gak mungkin banget deh...


KALO ADA YANG KESURUPAN
Apa yang bakal kita lakuin kalo tiba-tiba harus berhadapan sama orang yang kerasukan setan?

a. Kabuuur! Selamatkan diri! Awas setan ngamuk!
b. Langsung kasih tau semua orang di sekitar, ‘Ada orang kesurupan. Ada orang kesurupan...’
c. Nonton. Kapan lagi nih bisa liat orang kesurupan dari dekat, live lagi.
d. Keluarin handphone, cari nomor telepon pak pendeta.
e. Cari bala bantuan buat megangin orang yang kesurupan biar gak ngamuk

Kalo kita milih salah satu dari jawaban di atas, artinya kita masih belum lulus ujian praktek buat mata pelajaran ‘manifestasi kuasa Allah’, hehe. Kita sebagai orang Kristen (apalagi yang udah bertaun-taun jadi Kristen, udah ikutan banyak kegiatan gereja, udah banyak dengar pengajaran) harusnya kalo liat orang kesurupan ya langsung turun tangan aja. Gak usah cari orang lain, apalagi sampe kabur segala. Nah, in case kita beneran ketemu orang kesurupan, ini yang mesti kita lakuin:

· Stay cool
Hal pertama yang mesti kita lakuin kalo ada orang kesurupan, tetap tenang. Ya, pada saat hal itu terjadi di depan mata kita, pasti ada perasaan gentar, tapi kuatkan hati dan diri kita, gak usah mikir yang macam-macam. Inget Tuhan pasti melihat dan menolong, dan pokoknya tenang aja. Tenangin diri. Inget loh setan emang gak bisa baca pikiran kita, tapi dia bisa rasain kalo kita takut. So first step is to stay cool.

· Usir dalam nama Yesus
Kalo ketemu orang kesurupan, gak usah banyak cing cong, bla bla bla, doa panjang lebar, langsung aja tumpangin tangan (kalo perlu) en bilang ‘Dalam nama Yesus aku usir kau keluar dari diri orang ini!’ dengan yakin. Simpel. Yang penting waktu kita pake nama Yesus, kita mesti yakin en jangan takut, kalo gak, bisa-bisa kita diketawain ama si setannya. En yang paling penting, kalo mo usir setan pake nama Yesus, pastiin dulu kita punya hubungan yang intim sama Yesus, nanti malah kayak anak-anak Skewa lagi! (baca Kisah 19:13-16)

· Layani orangnya
Kalo setannya udah keluar, giliran orangnya yang kita layani. Biasanya orang kesurupan gara-gara ada masalah tertentu. Nah kalo suasananya udah enak, kita bisa ajak ngomong orangnya, cari tau ada masalah apa yang bisa kita bantu, doain, en kalo perlu bikin janji buat ketemu lagi, siapa tau masalahnya butuh waktu lama baru selesai. Bisa juga kita ajak teman kita yang emang spesialis di bidang kesembuhan luka batin (inner healing).

· Awas serangan balik
Nah satu lagi yang penting, abis melayani orang yang kesurupan, kita mesti ati-ati sama yang namanya serangan balasan dari si iblis. Biasanya yang jadi serangan balik si iblis itu orang-orang yang terdekat sama kita ato diri kita sendiri. Jadi jangan lupa minta perlindungan Tuhan buat kita dan orang terdekat kita. Tapi jangan juga kita jadi parno takut serangan balik si iblis. Biasa aja lagi. Yang penting kita udah minta darah Kristus melindungi kita, itu juga udah cukup.

KESURUPAN MASAL: TREND BARU?
Kalo dulu-dulu orang seringnya kesurupan sendiri-sendiri, sekarang-sekarang, kalo kita rajin baca koran, sering banget kejadian kesurupan masal di mana-mana. Kenapa ya? Apa ini lagi trend baru dari si iblis? Bosen bikin kesurupan satu orang sekalian bikin kesurupan banyak orang sekaligus?

Sebenarnya penjelasan kenapa bisa ada kesurupan masal itu sederhana banget. Pertama, itu artinya di tempat itu emang banyak setannya (ya iyalaah...), ato bisa dibilang tempat itu sarang setan. Kedua, orang-orang yang kesurupan waktu itu sebenarnya tanpa sadar punya celah yang sama buat si setan masuk dalam diri mereka. Misalnya aja orang-orang yang kesurupan pernah main jelangkung ato mereka punya masalah emosional yang sama. Gitu aja penjelasannya. Simpel ‘kan? Terus ngapain dong kalo ada kesurupan masal? Ya sama aja, usir aja dalam nama Yesus, layani orangnya, en jangan lupa sucikan juga tempatnya.

THE KINGDOM

‘Nit, kemaren lu inget gak kotbahnya pak pendeta?’ Tanya Rina sama Anita
‘Ehm yang mana ya? Gue inget-inget lupa...’
‘Itu yang judul kotbahnya The Kingdom’
‘The Kingdom?’
‘Iya. Pokoknya kemaren gue inget pa pendeta sering banget bilang, ‘Carilah dulu kerajaan Allah...’
‘Oh... yang itu. Eh, sebenernya ‘cari dahulu kerajaan Allah’ itu apa yang harus dicari?

Mungkin Sebagian besar dari kita juga kalo denger The Kingdom pasti langsung mikir, ‘Istilah dari mana lagi nih?’ Tapi kalo dibilang ‘Kerajaan Allah’ pasti langsung manggut-manggut ngerti. Nah kerajaan Allah itu istilah kerennya: The Kingdom of God ato sering disingkat The Kingdom. Selama ini kita ‘kan cuman sering denger orang bilang ‘carilah dulu Kerajaan Allah’. Ato ‘Kerajaan Allah mesti ditegakkan di bumi.’ Tapi gimana caranya? Apa yang dicari? Apa sih maksudnya The kingdom itu? Emang penting ya? Nah biar gak bingung lagi, yuk kita sama-sama liat apa sih The Kingdom itu en gimana caranya kita bisa menghadirkan kerajaan Allah di bumi. (dp)

THE KINGDOM = INTI ALKITAB
Kalo selama ini kita pikir, inti Alkitab itu berita keselamatan, ‘TET-TOT!’. Kalo berita keselamatan udah disampaikan, terus mau ngapain?

Inti dari Alkitab yang kita baca tiap hari itu adalah Kerajaan Allah ato The Kingdom. Kalo kita baca Alkitab dengan teliti, kita bakal temuin banyak banget ayat yang bilang tentang The Kingdom ato Kerajaan Allah. Malah kalo kita baca lebih teliti lagi, Yesus en para rasulNya juga sebenarnya bagiin tentang The Kingdom. Ini beberapa ayatnya...

“Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah (Kisah Rasul 1:3)

“Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang (Lukas 9:2)

“Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia (Lukas 8:1)

“Tetapi sekarang mereka percaya kepada Filipus yang memberitakan Injil tentang Kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus, dan mereka memberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan. (Kisah Rasul 8:12)

Kalo Yesus aja sampe begitu seringnya ngomongin tentang Kerajaan Allah alias The Kingdom ini artinya The Kingdom ini penting banget. Kalo Yesus aja anggap ini penting apalagi kita. So ayo kita pelajari apa sih The Kingdom itu

Istilah baru?
Sebenarnya The Kingdom ini bukan istilah baru, soalnya dari zaman Alkitab aja, istilah ini udah sering banget dipake sama orang Kristen, cuman makin ke sini, istilah ini makin lama makin jarang kedengeran. Tapi sejak taun 2000an istilah The Kingdom ato Kerajaan Allah mulai sering kedengaran lagi.

Tapi apa sih sebenarnya the kingdom itu?
Simpelnya The Kingdom itu sebutan buat suatu tempat dimana Tuhan memerintah sebagai raja. Tempat itu bisa apa aja. Mulai dari satu keluarga, kota, negara, sampe diri kita sendiri. Yang penting di tempat itu Tuhan berkuasa penuh en memerintah sebagai raja.

Memerintah?
Yup. Tuhan itu ‘kan raja. Makanya Dia disebut ‘raja di atas segala raja’, karena Dia itu emang raja. Namanya juga raja, jadi wajar dong kalo Dia punya kerajaan. En sebagai raja emang tugasnya buat memerintah.

Gimana cara memerintahnya?
Ya kayak raja aja. Kalo kita suka nonton film-film kerajaan, kita pasti tau cara seorang raja memerintah. Dia tinggal duduk di tahtaNya en kasih perintah sama semua bawahanNya. Gak ada ceritanya ‘kan raja memerintah sambil memohon-mohon...(itu sih bukan raja tapi pembantu kali)

Masalahnya kita itu tau Dia itu raja, tapi kita suka gak terima kalo Dia ‘memerintah’ di hidup kita. Contohnya, Tuhan udah kasih perintah sama kita, ‘Ampunilah musuhmu.’ Tapi kita punya 1001 alasan buat gak maafin orang yang bikin kita kesal ato BeTe. So, kalo kita tau Dia itu raja aja gak cukup. Kita mesti mengakui kalo Dia itu emang raja. En bentuk pengakuan kita kalo Dia itu raja adalah dengan lakuin perintahNya. Apa perintahNya? Semua perintahNya ada di Alkitab. Jadi kalo mo tau apa perintahNya, kita mesti baca Alkitab kita.

Jadi dimana sih tepatnya The Kingdom itu?
“Kerajaan Allah ada di antara kamu”. (Lukas 17:21)

The Kingdom itu ada di mana-mana. Yang penting dimana Yesus ditinggikan sebagai raja en Dia dikasih hak penuh buat memerintah, disitulah The Kingdom ini ada, gak masalah jumlahnya. Mo ada seratus orang ato satu orang, sama aja, Kerajaan Allah tetap ada di sana, asal Yesus djadiin raja di situ.

Itu sebabnya Alkitab gak pernah bilang secara jelas, dimana sih Kerajaan Allah itu. Alkitab cuman sering ngomongin kalo Kerajaan Allah itu bukan masalah makan-minum (Roma 14:17) ato soal omongan (1 Korintus 4:20). Karena kerajaan Allah emang bukan sebuah tempat. Kerajaan Allah itu soal kuasa Tuhan yang dinyatakan (Lukas 11:20), soal kebenaran, en damai sejahtera yang kita rasain (Roma 14:17), itulah The Kingdom.

SEMUANYA DITAMBAHKAN PADAMU!
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu otomatis ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33, diterjemahkan dari Contemporary English Version)

Tuhan kita itu emang Tuhan yang adil, Dia bukan Tuhan yang mo nya jadi raja, terus seenaknya aja kasih perintah sama kita. Gak, Dia bukan raja kayak gitu. Dia kasih janji sama kita, kalo kita biarin Dia memerintah, semuanya akan ditambahkan kepadamu (Matius 6:33). Malah tanpa kita perlu cari-cari juga, ‘semuanya’ bakal langsung datang sama kita. Otomatis. Karena emang itu udah janji Tuhan sama kita. BTW kalo kita baca seluruh pasal Matius 6, kita bakal temuin kalo kata, ‘semuanya itu’ artinya ya semuanya. Semua yang sering kita kuatirkan. Ya berkat keuangan, jawaban doa, harta, makanan, minuman, tempat tinggal, semuanya itu buat kita.

Tapi jangan lupa, ada harga yang mesti kita bayar. Coba baca lagi Matius 6:33, kalimat sebelumnya, ‘Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah...’ Jadi sebelum kita dapetin semua ‘bonus’ itu, kita mesti cari dulu Kerajaan Allah. Gimana caranya cari Kerajaan Allah? Cara paling gampang adalah lakuin firman Tuhan. Kayaknya sederhana ya, cuman lakuin firman Tuhan. Tapi kalo kita mo ‘korek-korek’ lebih dalam lagi, itu bisa jadi banyak loh. Saking banyaknya kalo dijadiin buku bisa lebih tebal dari kamus besar bahasa Indonesia yang tebalnya 1000 halaman lebih. En lagi buat lakuin firman Tuhan itu gak gampang. Pasti ada aja halangannya. Makanya kita perlu banyak-banyak berdoa minta anugerah Tuhan buat hal ini. Nah apa kita masih mo hidup dalam The Kingdom?

SEKULER VS ROHANI
Salah satu ciri utama, The Kingdom ini adalah, dia gak eksklusif. Maksudnya dia gak khusus buat si A, ato si B, ato buat orang yang kayak gini, ato yang kayak gitu. Gak. The Kingdom ini terbuka buat siapa aja. Gak ada batasan umur, ato apa juga. Termasuk gak ada batasan gereja. Jadi gak ada istilahnya The Kingdom itu cuman ada di gereja doang. Gak. The Kingdom itu ada dimana pun Yesus ditinggikan sebagai raja. Artinya mo di sekolah, di kampus, di kantor, ato di mana aja, selama kita lakuin firman Tuhan en biarin Dia memerintah sebagai raja, di situlah The Kingdom ada.

Itu sebabnya kita mesti belajar buat hapusin istilah ‘sekuler-rohani’, ato ‘rohani - gak rohani’. Gak ada lagi istilah kayak gitu. Gak ada lagi pemisahan. Udah waktunya kita berenti bilang ‘Kalo yang kayak gini, itu rohani, kalo yang kayak gitu gak rohani (sekuler).’ Dimana ada Kerajaan Allah, mo apapun yang kita lakuin, di mana pun kita ada, itu udah jadi sesuatu yang ‘rohani’. Jadi yuk kita sama-sama hapuin istilah ‘rohani’, ‘gak rohani’. Semuanya rohani, selama kita pastiin kita hidup dalam The Kingdom.

KINGDOM OF GOD VS KINGDOM OF SELF
Dari tadi kita udah bahas soal The Kingdom, tapi apa sih intinya? Intinya ada di ayat ini: “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” (Yohanes 3:30)

Jadi inti dari The Kingdom adalah gimana Yesus semakin besar, semakin nyata, en kita semakin gak keliatan, semakin ilang en semakin mirip sama Yesus. Nah biar bisa kayak gitu, caranya cuman satu, berserah sepenuhnya sama Dia en lakuin perintahNya. Itu aja titik.

Tapi perjalanan menuju ke sana itu gak gampang, karena ada musuh yang selalu berusaha ngancurin The Kingdom ini. Apa kebalikan dari The Kingdom of God? Apakah itu The Kingdom of devil? No! Namanya Kingdom of self. Kalo The Kingdom itu selalu ngomongin Tuhan, en fokusnya adalah Tuhan, Kingdom of self itu kebalikannya. Fokusnya Kingdom of self itu diri sendiri. Pokoknya semua yang bikin diri kita senang, semua yang kita suka. Itu yang disebut ‘kerajaan diri sendiri’.

Di Alkitab, Kingdom of self sering disebut juga sebagai keinginan daging. Menurut Alkitab yang disebut keinginan daging itu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya (Galatia 5:19-21).

Eits Itu belum semuanya loh. Perhatiin aja di akhirnya disebutin dan sebagainya. Artinya masih banyak keinginan daging yang gak disebutin ayat itu. Pokoknya semua yang bikin senang ego kita, itu udah termasuk keinginan daging en itu artinya lawan dari The Kingdom.

INJIL KERAJAAN VS INJIL KESELAMATAN
“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya” (Mat 24 : 14)

Pernah dengar tentang Injil Kerajaan? Hah? Injil apa lagi nih? Bukannya cuman ada 4 Injil, Matius, Markus, Lukas, Yohanes. Sesat kali? Sama sekali gak. malah kalo kita baca Alkitab, kita bakal liat kalo temuin kata Injil Kerajaan di mana-mana. Apa sih sebenarnya Injil Kerajaan itu?
Sebenarnya Injil Kerajaan itu ya Injil Yesus yang selama ini kita kenal. Cuman kalo selama ini kita taunya Injil itu cuman punya fungsi buat menyelamatkan orang berdosa, biar masuk surga (Roma 1:16). Itu yang disebut Injil keselamatan, soalnya ngomongin gimana orang bisa diselamatkan dari dosa.

Tapi ada sisi lain dari Injil yang mesti kita tau juga. Namanya Injil Kerajaan. Kalo Injil keselamatan ngomongin gimana orang bisa selamat, Injil Kerajaan ngomongin gimana caranya kita, orang percaya, bisa memerintah bersama Yesus (Roma 5:17). Injil keselamatan en Injil Kerajaan sama-sama penting. Kita gak bisa bilang yang satu lebih penting dari yang lain. Keduanya saling melengkapi satu sama lain. Makanya kita mesti ngerti dua-duanya.

STOP PELECEHAN SEKSUAL

‘Ran, lu udah denger katanya artis X dipenjara gara-gara ngintip anak kecil yang lagi mandi?’ tanya Ana sama Rani.
‘Hah? Cuman gitu aja sampe dipenjara?
‘Ya iyalah. Itu ‘kan termasuk pelecehan seksual.’
‘BTW, pelecehan seksual itu apa, Na?’
Mungkin bukan cuman Rani doang yang gak tau tentang pelecehan seksual. Mungkin kita juga sama gak tau soal pelecehan seksual. Padahal pelecehan seksual itu termasuk kejahatan serius loh... (dp)

APAAN TUH PELECEHAN SEKSUAL?
Melecehkan itu artinya: membuat kecil; mengejek; merendahkan mertabat. Pelecehan adalah tindakan menurunkan martabat. Jadi definisi Pelecehan Seksual adalah perilaku atau tindakan yang mengganggu, menjengkelkan, dan tidak diundang yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain, yang berkaitan langsung dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harkat diri orang yang diganggunya.

Perilaku ini bisa bersifat fisik dan mental, serta bisa verbal ataupun non-verbal serta mengganggu aspek fisik, mental, emosional, dan spiritual korban. Pelakunya bisa siapa aja, mulai dari cowok, cewek sampe anak-anak. Korbannya juga bisa cowok, cewek, atau anak-anak. Yang susahnya biar termasuk kejahatan, PS masih susah dibuktiin. Soalnya karena emang definisi PS di Indonesia yang kadang belum jelas, korbannya juga jarang ngaku, bisa karena takut atau malu. Banyak juga kejadian si korban nggak ngelapor lantaran dia gak tau kalo yang terjadi padanya termasuk pelecehan seksual.

Permasalahannya ternyata banyak dari kita masih enggan melaporkan hal tersebut dengan berbagai alasan, termasuk adanya mitos yang mengatakan bahwa pelecehan seksual merupakan suatu yang biasa terjadi en nggak perlu dibesar-besarkan. Selain itu perangkat hukum kita yang mengatur hal tersebut secara khusus dan rinci juga belum maksimal. Selama ini pelaku hanya bisa dijerat dengan beberapa pasal dalam KHUP: 1) pencabulan (pasal 289-296); 2) penghubungan pencabulan (pasal 295-298 dan pasal 506); persetubuhan dengan wanita di bawah umur (pasal 286-288). Padahal dalam kenyataan, apa yang dimaksud dengan pelecehan seksual mungkin belum masuk dalam kategori yang dimaksud dalam pasal-pasal tersebut.

Jika kita memperbandingkan dengan aturan hukum tentang pelecehan seksual di USA dalam Title VII of the Federal Civil Rights Act tahun 1964 yang telah diamandemen oleh kongres pada tahun 1991, maka kita dapat melihat betapa hukum disana telah mengatur secara rinci tentang apa yang dimaksud dengan pelecehan seksual berikut sanksi hukum yang berlaku bagi para pelakunya. Dengan aturan hukum yang jelas dan rinci tersebut maka akan sangat memudahkan korban untuk melaporkan hal-hal apa saja yang dianggap sebagai pelecehan seksual.

PELECAHAN SEKS DI ALKITAB
Kalo kita liat banyak banget cerita tentang pelecehan seksual di Alkitab. Tapi semua ini ada tujuannya lagi. Tujuannya gak lain gak bukan supaya kita belajar. Gak ada orang yang kebal sama yang namanya dosa seksual. Mulai dari kasus sodomi (baca deh Kejadian 19:13, 24). For your information aja, cerita tentang kota Sodom yang penduduknya suka sodomi ini bukan cuman ada di Alkitab doang, secara ilmu arkeologi emang terbukti kalo dulu ada satu kota yang namanya Sodom yang tiba-tiba menghilang. Trus kasus pemerkosaan, kayak pemerkosaan Dina sama Sikhem (Kejadian 34:1-25), pemerkosaan Tamar sama Amnon (2 Samuel 13:1-16) dan pemerkosaan wanita dari Betlehem-Yehuda sama suku Benyamin (Hakim-hakim 19:1-30). Selain itu, ada pula cerita terkenal tentang seorang raja yang ngintip cewek mandi. Daud orangnya. Dari sekedar ngintip, Daud akhirnya berzinah sama cewek yang diintipnya tadi.

GWE GAK PERNAH MELECEHKAN KOK!
Wah, keterlaluan banget deh kalo ada cowok yang suka melecehkan cewek! Mungkin kita-kita (cowok) pernah mikir kayak gitu. Tapi, eits, bener gak nih kita belum pernah melecehkan sekalipun gak nyadar? Ternyata memandang atau memikirkan seorang cewek sebagai obyek seksual sudah termasuk melecehkan, pastesan aja Yesus pernah bilang, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.” (Matius 5:28). Kadang kita suka mikir ‘Ah ini ‘kan gak apa-apa...’ padahal itu ternyata udah termasuk PS. Nah loh... Makanya biar GF!ers gak bingung, GF! kasih beberapa anggapan yang salah en benar tentang PS.

1. Bukan Cuma Perkosaan
Apa sih yang langsung kepikiran kalo denger kata ‘pelecehan seksual’? Perkosaan? Wah itu sih cuman salah satu bentuk pelecehan seksual. Yang namanya pelecehan seksual itu gak identik sama pemerkosaan. Cowok yang suka bersiul kalo ada cewek yang lewat juga udah termasuk pelecehan seksual. Jadi apapun tindakan cowok yang menjadikan cewek sebagai obyek seksual belaka sudah termasuk pelecehan. Apa aja contohnya? (Memang semuanya kayak yang menyudutkan cowok, soalnya kebanyakan pelaku PS itu cowok (walopun cewek juga ada) makanya yang kena ‘tembak’ paling banyak ya cowoknya).

Contoh Pelecehan Seksual
- Tekanan langsung atau halus untuk untuk tindakan seksual (berciuman, berpegangan tangan, berhubungan seksual), perilaku genit atau centil.
- Sentuhan yang nggak diundang atau kedekatan fisik yang nggak diundang, atau mendorong alat kelamin (penis atau dada) pada korbannya.
- Agresi fisik seperti ciuman atau menepuk bagian tubuh tertentu.
- Lelucon atau pernyataan yang menjurus, merendahkan jenis kelamin tertentu dan nggak pada tempatnya. Joke-joke porno. ‘Kan cuman bercanda...’ biasanya itu alasan cowok kalo ada cewek yang marah denger lelucon porno.
- Serangan seksual, gerak-gerik yang bersifat seksual, kasar atau ofensif atau menjijikkan.
- Perhatian seksual yang nggak diundang dan nggak disukai serta nggak pada tempatnya. Memandangi cewek yang lewat. Kalo ada cewek cantik lewat pasti langsung diliatin dari atas sampe bawah sampe matanya kayaknya mo keluar. Selalu menatap atau melihat bagian tubuh tertentu.
- Merendahkan martabat seseorang secara langsung karena jenis kelamin mereka secara verbal.
- Tuntutan berhubungan seks untuk dapat naik jabatan atau tanpa ancaman.
- Gerak-gerik tubuh yang 'sok akrab' secara fisik dan bersifat menjurus kearah hubungan seks.
- Menunjukkan gambar seksual yang nggak diinginkan.
- Membuat pernyataan, pertanyaan atau komentar yang secara seksual bersifat eksplisit
- Membuat pernyataan yang merendahkan gender seseorang.
- Diskriminasi gender. Maksudnya diskriminasi gender itu dibeda-bedain perlakuannya cuman gara-gara gender (jenis kelamin). Misalnya cuman gara-gara kita cewek terus gak boleh ikutan main basket.
- Siulan nakal. Suiitt... siuuut. Begitu ada cewek cantik lewat langsung deh cowok-cowok yang ada dekat situ pada bersiul.
- Main mata. Main mata disini maksudnya mengedipkan-edipkan mata genit sama cewek, hal sama aja dengan menghina cewek tersebut.
- Ngintip. Ngintip cewek yang lagi mandi ato lagi ganti baju tentu saja termasuk melecehkan.
- Ngomongin cewek. Kalo cowok-cowok lagi pada ngumpul biasanya ngomongin apa? Salah satunya pasti ngomongin cewek (secara seks or fisik tentunya).
- Godain cewek yang lewat. Cewek suka paling males lewat jalan yang ada cowok-cowok yang lagi ngumpul. Kenapa? Soalnya suka digodain sama cowok-cowok itu.
- Maksa ML. Maksa ML (hubungan seks) itu beda ya sama pemerkosaan. Kalo maksa supaya orang mau ML sama kita itu masih ada unsur mau dari orang yang dipaksa supaya mo ML.
- Pemerkosaan. Nah kalo yang satu ini udah jelas dong. Pemerkosaan itu maksa orang buat ML tapi orangnya gak mau. Nah ini udah termasuk pelecehan seksual tingkat berat, soalnya pemerkosaan sama aja dengan melanggar hak asasi seseorang.

2. Cowok – cewek sama aja
Biasanya orang kalo denger kata ‘pelecehan seksual’ pasti langsung mikir pelakunya cowok en korbannya cewek. Tapi kenyataannya gak selalu gitu lagi. Emang seringnya sih gitu. Tapi gak selalu. Ada loh beberapa kasus dimana yang jadi pelaku PS itu cewek en korbannya justru yang cowok. Hah?! Yup. Malah baru-baru ini ‘kan sempat heboh kasus ‘perkosaan’ cewek sama cowok. Atau bisa juga sesama cewek atau sesama cowok.

3. Pelakunya gak selalu orang yang punya kelainan seks
Pelaku PS gak identik sama orang yang punya kelainan seks. Malah dari hasil riset terbukti kalo sebagian besar pelaku PS itu orang yang normal banget secara seksual. Jadi jangan anggap semua orang yang punya kelainan seks bakal jadi pelaku PS.

JADI PRIA SEJATI, STOP PS!
Selama ini kita mungkin sering denger ato baca di mana-mana, kalo mo mencegah pelecehan seksual, pasti pihak cewek yang kena banyak ‘jangan’-nya, contoh: Jangan keluar malam-malam, jangan pake baju yang kependekan, jangan pernah pergi sendirian, en masih seribu satu ‘jangan...’ lainnya. Gimana dengan pihak cowoknya? Padahal ‘kan mayoritas pelaku PS itu cowok! Jadi siapa yang mestinya dikasih tau ‘jangan ini, jangan itu’? Ya dua-duanya, ya ceweknya, ya cowoknya juga. Tapi yang pastinya ‘jangan’nya cowok beda sama ‘jangan’nya cewek.

Masalahnya di masyarakat kita sekarang, gak banyak orang yang ngerti tentang hal ini, makanya PS masih aja merajarela. Soalnya yang dikasih tau ‘jangan ini’, ‘jangan itu’, cuman cewek doang, sementara cowoknya kayak dibiarin bebas gitu. Makanya kesannya cowok itu gak tersentuh, bisa berbuat semaunya. Padahal ‘kan sebenarnya gak gitu. Ada aturannya lagi. Nah supaya kondisi kayak gini gak terus-terusan keulang terus, dibuatlah organisasi-organisasi khusus yang emang tujuannya melatih para cowok biar jadi pria sejati. Kalo udah jadi pria sejati, kejadian kayak gini diharapkan gak perlu keulang lagi. Makanya mumpung kita masih muda, gak ada salahnya kita ikutan organisasi pria sejati kayak gini, kita juga bisa ikutan program yang buat youth-nya.

Nah buat GF!ers cowok yang pengen jadi pria sejati, GF! rekomendasiin ikut. Di Indonesia ada dua organisasi pria sejati yang terkenal, Vibrant Men’s Ministry (VMM) sama Christian Men’s Network (CMN), dua organisasi tadi biasanya suka kerjasama dengan gereja-gereja lokal buat ngadain pelatihan-pelatihan khusus cowok. Makanya buka mata, buka telinga, jangan sampe ketinggalan en jadilah pria sejati, ok!

JADI COWOK SEJATI ANTI PELECEHAN
Inner healing
Kebanyakan pelaku PS itu ternyata orang-orang yang punya masalah di dalam jiwanya: luka batin, kurang kasih bapa, punya gambar diri yang salah, gak pede, dll. Jadi cara penyembuhannya ya sembuhin dulu jiwanya. Gimana caranya? Inner healing ato kesembuhan luka batin. Inner healing bisa dilakuin sendiri ato minta bantuan orang lain. Kalo mo lakuin sendiri, sering-seringlah datang sama Tuhan en minta kasihNya meliputi kita. Sedikit demi sedikit kalo kita lakuin hal itu terus-terusan hati kita bakal dipulihkan. Or kita bisa minta bantuan hamba Tuhan yang emang punya spesialisasi di bidang inner healing.

Cuci otak
Kenapa bisa terjadi PS? Biasanya berawal dari pikirannya yang kotor. Terbiasa mengkonsumsi gambar porno misalnya atau mendengar cerita tak senonoh. Dari pikiran terus jadi tindakan. Kalo pikirannya kotor, kata-kata sama perbuatannya juga bakal kotor. Kenapa pikirannya kotor? Soalnya biasa mikir yang kotor-kotor. Jadi gimana cara bersihin pikiran yang kotor? Biasain buat mikirin hal-hal yang baik-baik. Jangan mikirin hal-hal yang porno, ato kotor lagi. Susah? Awalnya aja, lama-lama kebiasaan juga kok. Tips: pas pikiran kotor mampir, segera alihkan pada pikiran yang lain yang positif, atau segera pikirkan en katakan kata-kata yang bisa mengingatkan kita pada Tuhan, misalnya ‘kudus!’ atau ‘darah Yesus’ atau ‘haleluya’.

“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” (Filipi 4:8).

Jaga mata dan telinga
Nah, pikiran yang kotor nantinya bikin tindakan yang kotor juga. Pikiran kotor itu biasanya gara-gara nonton ato denger yang kotor-kotor. Kata Dr. Jonathan David juga semua yang ada dalam pikiran kita itu dipengaruhi sama apa yang kita denger sama kita liat. Kalo kita biasa liat gambar-gambar porno, baca komik porno (ato semi porno), denger lelucon porno, pikiran kita juga bakal ikutan kotor. Makanya jaga mata sama telinga kita, karena itu adalah dua sumber utama yang bisa meracuni pikiran kita.

Punya komunitas yang sehat
Lingkungan terdekat tempat kita bergaul bakal nentui bakal jadi apa kita nantinya. Mo orangnya sealim apapun kalo biasa gaulnya sama orang yang jahat, cepat ato lambat biasnya bakal ikutan jahat. Kalo kita biasa gaulnya sama orang yang cabul, kita bakal ikutan jadi cabul juga. Makanya dengan siapa kita bergaul itu penting banget, karena itu bakal nentuin bakal jadi apa kita nantinya. “Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” (1 Korintus 15:33)

Perlakukan cewek dengan murni
Gimana cara cowok seharusnya memperlakukan cewek? Ada ayat di Alkitab yang dengan jelas mengajarkannya, “...Tegorlah orang-orang muda sebagai saudaramu, perempuan-perempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian. (1 Timotius 5:1b-2). Kita-kita (cowok) harus memperlakukan cewek layaknya kita memperlakukan adik cewek kita atau ibu kita. Masa kan kita berpikir ngeres kalo ngeliat adik kita? Masa kan kita melecehkan ibu kita sendiri? Perlakukan mereka dengan penuh kemurnian, nggak memandang rendah, nggak melihat mereka sebagai obyek seks, menghormati mereka dan menjadi imam yang dapat membimbing mereka. Itu baru cowok sejati, man!

MENGHADAPI PELECEHAN SEKSUAL
Pelecehan seksual bisa terjadi dimana aja, di lingkungan keluarga, di sekolah, dsb. Tapi banyak kejadian pelecehan seksual terjadi di dunia kerja atau di kantor. Nah, secara umum, seharusnya setiap perusahaan punya kebijakan terperinci mengenai perilaku atau pernyatan apa yang dapat dikategorikan sebagai pelecehan seksual, plus sanksi-sanksi yang akan diberikan pada si peleceh. Perlu ada pula prosedur pelaporan, penyediaan konselor, dan kepastian bahwa informasi akan dijaga konfidensialitasnya.

Hal-hal yang bias kita lakukan ketika terjadi pelcehan seksual di tempat kerja:
- Katakan TIDAK! dengan tegas, katakan kepada pelaku bahwa tindakannya tidak dapat kita terima. Jika kita nggak mampu mengatakan secara verbal maka kita bisa menyampaikannnya melalui surat, email, memo atau SMS.
- Catat atau buat jurnal kejadian, yang menceritakan secara tepat dan terperinci apa yang terjadi (termasuk tempat, waktu, pelaku, tepatnya apa yang dilakukan dan/atau dikatakan si pelaku). Lebih bagus lagi kalo ada rekamannya atau bukti-bukti seperti surat atau catatan yang menunjukkan pelecehan.
- Cari Informasi tentang si peleceh dari orang-orang sekitarnya, apakah hal ini pernah terjadi sebelumnya, apakah mereka pernah menjadi korban pelecehan si peleceh, atau apakah ada orang yang pernah keluar tanpa sebab jelas setelah bekerja dengannya, dll.
- Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh bahwa kita nggak suka dengan perilakunya. Gambarkan secara spesifik perilaku apa yang tidak kita sukai. Simpan copy surat itu.
- Hubungi atasan, jelaskan apa yang terjadi. Dan kalo menyerahkan dokumentasi, simpan semua copy asli dari dokumentasi kita.
- Bicarakan kejadian tersebut dengan orang-orang yang bisa kita percayai, atau laporkan kepada atasan atau pihak berwenang di perusahaan anda dan pastikan bahwa laporan kita ditindaklanjuti.
- Kalo laporan kita nggak mendapat perhatian dari perusahaan maka laporkan pada pihak kepolisian.

P3KS (PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN PELECEHAN SEKSUAL)
Gimana kalo misalnya salah satu teman kita adalah korban PS. Apa yang mesti kita lakuin? Nah menurut Kak Dahlia dari Victory Outreach ada beberapa langkah penting yang bisa kita lakuin buat menolong korban PS.

Pertama Be a friend. Korban PS itu biasanya cenderung trauma en narik diri dari pergaulan. Makanya langkah pertama yang mesti kita lakuin, jadi temannya. Jangan juga langsung kasih komen negatif, kayak ‘Ih jijik ya.’ Ato ‘Kaciiian deh lu.’ Wah bisa tambah runyam tuh. Jadi teman maksudnya ya jadi teman. Orang yang bisa diajak curhat, bisa jaga rahasia (gak ember).

Kedua be a listener. Maksudnya kita jadi pendengar buat cerita mereka. Cuman dengerin doang, jangan kasih komen apa-apa dulu.

Ketiga Inner healing. Nah kalo kita udah bisa jadi teman en korban PS itu juga udah merasa aman sama kita, baru kita mulai layani dia. Coba tanya baik-baik boleh gak kita doain dia, ato keberatan gak kalo diajak ke rumah pemulihan yang emang khusus menangani korban PS. BTW, jangan lupa juga ‘kenalin’ Yesus sama mereka. Inget loh cuman Dia doang yang bisa sembuhin hati mereka yang terluka.

Keempat make a home. Kita mesti ciptain sebuah rumah buat korban PS. Kebanyakan dari mereka itu orang yang biasanya tertolak. Makanya penting banget buat kita ciptain sebuah komunitas yang kayak rumah buat mereka, tujuannya supaya mereka merasa aman en juga bisa saling dukung satu sama lain.

Kak Dahlia juga kasih tau kalo semua kita bisa lagi nolongin orang yang jadi korban PS, gak perlu ikutan program apa dulu, yang penting punya hati. Tapi kita juga mesti inget kalo manusia itu unik. Gak semua orang bisa nyambung sama kita. So liat-liat juga kalo mo nolongin, nyambung gak sama orangnya...

Untuk melihat kesaksian-kesaksian korban dan pelaku pelecehan seksual kamu harus beli majalahnya, hehe. Hubungi redaksi.

PERSONAL REVIVAL

‘Kenapa sih kok loe keliatannya lesu banget akhir-akhir ini?’ Tanya Andi sama Budi.
‘Ya, maklum aja, Di. Loe tau’kan gue banyak kerjaan, terus ortu gue juga lagi ribut. Jadi wajar aja dong...’.

‘Kenapa sih kok kalian gak berapi-api lagi kayak dulu?’ Tanya Cika sama anggota persekutuannya.
‘Ya, wajar aja dong, kak. ‘Kan udah lama banget sejak kita lahir baru. Jadi wajar aja dong kalo kita gak semangat lagi kayak dulu.’

WAJAR? Apakah benar suatu hal yang wajar kalo orang Kristen udah beberapa waktu jadi melempem, gak semangat lagi buat ikut Tuhan? Apa wajar kalo orang Kristen udah lewatin beberapa waktu tertentu tiba-tiba menghilang dari ‘peredaran’ di ibadah? Apa wajar kalo orang Kristen hidupnya naik turun? Kadang semangat buat melayani Tuhan, kadang nggak? Hmmm… Apa itu wajar?

Jawabannya TIDAK. Di Alkitab gak pernah ada ayat yang bilang kalo orang Kristen udah beberapa waktu bakal kehilangan semangat, api ato gairah buat melayani Tuhan. Sebaliknya Alkitab penuh sama ayat-ayat yang bilang kalo orang Kristen itu harusnya terus menerus ‘panas’, berapi-api buat Tuhan, tetap semangat melayani Dia.

So, kalo kita hari ini anggap itu kewajaran buat mundur sebentar dari Tuhan, jangan lagi. Ingat loh Tuhan udah tetapin kita buat terus naik en bukannya turun (Ulangan 28:13), jadi jangan pernah anggap wajar yang namanya kemunduran rohani.

AWAS VIRUS L3N1!
Kalo kita sempat heboh sama virus H5N1 yang bisa bikin orang sama unggas kena flu burung, di alam roh si iblis juga lagi sibuk nyebarin virus L3N1 di kalangan anak Tuhan yang sungguh-sungguh. Apaan tuh L3N1? Lemah-Letih-Lesu-Negatif! Virus ini emang cuma nyerang anak Tuhan yang lagi berapi-api buat Tuhan. Yang bahayanya kebanyakan anak Tuhan gak sadar kalo mereka udah kena virus 3LN1 ini. Kalo GF!ers liat ada orang dengan ciri-ciri kayak dibawah ini artinya mereka udah kena virus L3N1:

· Tiba-tiba jadi males buat terlibat sama hal-hal rohani
· Tiba-tiba jadi gak semangat lagi buat hal-hal rohani
· Tiba-tiba jadi bosan sama hal-hal rohani
· Kehilangan semangat buat lakuin kegiatan rohani
· Masih lakuin hal-hal rohani tapi asal aja (jadi kebiasaan)
· Pikiran dan pandangannya jadi negatif dan pesimis, gampang nyerah.
· Ngerasa jauuuh banget sama Tuhan

Nah perhatiin deh orang-orang yang sekarang lagi berapi-api buat Tuhan, apa mereka masih berapi-api setelah 1 bulan? 1 taun? Kalo mereka keliatannya masih berapi-api tapi gak kerasa apinya ato yang lebih parah kalo mereka udah gak berapi-api lagi, itu artinya mereka udah kena serangan virus L3N1.

KENAPA BISA KETULARAN?
Kenapa virus L3N1 cuma nyerang orang yang berapi-api sama Tuhan? Soalnya orang-orang kayak gini ini yang punya potensi bikin kekacauan di dunia iblis, makanya mereka itu mesti ‘dibungkam’ dulu biar gak jadi ancaman.

“Tetapi roh jahat itu menjawab: "Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?" (Kisah 19:15)

Kalo suatu hari di dalam pertemuan para iblis disebutkan nama kita, kira-kira apa respon para iblis itu? Apakah kita merupakan ancaman bagi mereka? Atau “Ah, orang ini sih biarin aja, gak bakalan ngaruh sama kita kok” jawab si iblis. Apakah kita bisa kayak Ayub, yang saking salehnya sampe-sampe si iblis merasa terancam en ingin mencobainya. Tapi jangan kuatir, “…sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” (1 Yohanes 4:4b). Cukup sadari dan hidupi firman tersebut.

Nah, yang jadi pertanyaan kenapa kita kok bisa kena virus L3N1? Ada banyak penyebabnya:

· Buka celah
Kenapa bisa kita bisa kena serangan iblis? Salah satu alasannya karena kita tanpa sadar suka buka celah buat si iblis masuk dalam hidup kita. Contoh paling gampang itu cerita waktu Hawa digoda sama iblis. Kenapa anak muda kayaknya gampang banget ‘naik-turun’? Soalnya suka buka celah sih. Apa celahnya? Dia dengerin kata-kata iblis. Kata-kata iblis belum tentu ‘tentang yang jahat-jahat ato kesannya negatif’ aja loh. Kadang, kata-kata iblis itu ‘manis en positif bangeeet.’ So uji segala semua (I Tesalonika 5:21), jangan buka celah. Sebisa mungkin jangan bikin kesalahan yang bisa bikin si iblis masuk. “dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.” (Efesus 4:27)

· Gak hidup sesuai Firman
Tuhan kasih jaminan sama kita kalo kita hidup sesuai firmanNya yang udah Dia tulisin di Alkitab, kita bakal beruntung, sukses, pokoknya hidup kita bakal baik. Gak percaya? Baca aja Ulangan 28:13 ato Yosua 1:7-8. Nah kalo hidup kita gak sesuai dengan firman Tuhan, gak heran kalo kita bakal jadi sasaran empuk si iblis. “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.” (Mazmur 119:9)

· Gak jaga kesehatan
Ini yang sering orang Kristen lupa. Mereka jaga kesehatan rohnya, tapi gak jaga kesehatan tubuhnya. Jangan lupa, tubuh kita itu kayak wadah buat roh kita. Kalo ada sesuatu yang terjadi sama tubuh kita itu bakal berpengaruh sama keadaan roh kita. Contoh paling gampang, kalo kita sakit, mau melakukan kegiatan rohani jadi gak bisa, mau doa ingetnya idung meler, mau nyembah pinggang sakit, dan roh kita bakal rentan kena serangan iblis, soalnya tubuh kita -yang adalah benteng pertahanan pertama buat roh kita- lagi lemah, makanya si iblis bisa masuk en nyerang. So jaga tubuh, jangan sakit. Jaga kesehatan. Jaga roh. “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?” (I Korintus 6:19)

· Burn out
Biasanya nih, biasanya ya.. orang yang lagi berapi-api buat Tuhan suka jadi kayak Marta, jadi seksi sibuk. Lakuin ini, lakuin itu. Padahal bukan itu yang Tuhan pengen. Ujung-ujungnya orang yang kayak gini bakal burn out ato kecapean, abis energi. Kalo udah gitu, dengan gampang si iblis bisa nyerang kita. Makanya waktu kita lagi berapi-api sama Tuhan, pastiin kita lakuin kehendak Tuhan, biar gak burn out.

“Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku." Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya." (Lukas 10:40-42)

PERTOLONGAN PERTAMA PADA VIRUS L3N1
Seandainya kita or ada teman kita yang kena serangan virus L3N1, apa yang mesti kita lakuin? Nah, kalo itu kasusnya kita mesti cepetan minum ‘pil dopu /doa puasa’. Seperti yang dibilangin sama Steven Agustinus di bukunya, Membangun Manusia Roh, ‘saat kita mulai kehilangan aktivitas rohani dalam diri kita, itu saatnya kita harus mulai berpuasa!’. Nah dosis ‘pil dopu’ yang mesti kita ‘minum’ beda-beda tergantung sama berapa parahnya kita kena virus L3N1. Bisa jadi kita mesti minum ‘pil dopu’ buat sehari, dua hari, ato tiga hari ato lebih, pokoknya sampe kita merasa sampe ada perubahan dalam roh kita. Sampe kita merasa ada api Tuhan lagi dalam diri kita baru kita berenti.

PENCEGAHAN
Ada pepatah yang bilang, ‘lebih baik mencegah dari pada mengobati’. Nah sebelum kita kena serangan virus L3N1, ‘kan lebih baik kita mencegah serangan virus L3N1 sama diri kita. Nah cara mencegah serangan virus L3N1 sebenarnya gampang-gampang susah. Buat mencegah serangan virus L3N1 kita mesti punya antibodi dalam roh kita yang namanya personal revival.

Personal revival itu mesti kita dapatin sendiri dari Tuhan. Gak bisa kita minta orang lain buat dapetin personal revival buat kita. Soalnya, sesuai namanya, personal revival itu sifatnya ya personal ato pribadi, jadi gak bisa diwakilkan sama orang lain.

Dari mana kita tau seseorang itu punya personal revival ato nggak? Kita bisa liat dari ciri-cirinya. Nah sekarang GF! kasih liat kayak gimana sih ciri-ciri personal revival yang asli...

· Personal revival ≠ semangat
Salah satu ciri orang yang mengalami revival itu orangnya jadi bersemangat. Tapi bukan artinya semua orang yang semangat lagi mengalami revival. Bisa jadi emang bawaan orangnya bersemangat ato ada satu dua hal yang bikin dia semangat. Semangat yang asalnya dari diri sendiri bisa ilang, tapi kalo semangat karena emang lagi mengalami revival susah ilangnya.

· Personal revival ≠ mengalami kasih mula-mula
Waktu baru bertobat biasanya kita jadi senang banget sama semua yang sifatnya rohani. Kita jadi rajin doa, baca Alkitab, ke gereja, dsb. Ato kalo bahasa kerennya kita itu lagi mengalami ‘kasih mula-mula’ sama Tuhan. Nah, revival itu gak sama dengan kasih mula-mula yang kita alami waktu pertama kali bertobat. Emang ada beberapa ciri yang mirip tapi tetap aja bukan.

· Personal revival ≠ karunia roh
Gimana rasanya doain orang sakit, terus orangnya sembuh? Ato gimana rasanya ada orang kesurupan kita usir setannya pergi? Wah rasanya kaya jadi Tuhan aja. Tapi biar biar katanya semua karunia roh bekerja dalam hidup kita, belum tentu kita lagi mengalami revival. Soalnya revival sama karunia roh itu beda.

· Personal revival ≠ punya pengalaman rohani sama Tuhan
Gimana rasanya ya kalo kita tiba-tiba dibawa Tuhan ke surga? Ato kita dikasih liat sama Tuhan kejadian yang akan datang kaya Yohanes? Ato tiba-tiba Tuhan Yesus muncul di depan kita terus bilang, ‘Halo anakKu, apa kabar’? Pasti senang, bangga, pokoknya luar biasa banget deh perasaan kita. Tapi biar kita katanya diajak Tuhan bolak-balik surga bumi, ato dapat penglihatan yang gimana gitu... tetap aja itu bukan revival.


PERSONAL REVIVAL ITU...
· Mati en hidup lagi
Yang namanya revival itu asal katanya dari revive (hidup kembali) artinya dulu kita pernah mati trus sekarang hidup lagi. Itu baru namanya revival. Nah secara rohani, kita bisa bilang kita mengalami revival kalo secara rohani kita merasa mati, kering, garing, gak bergairah en secara tiba-tiba Tuhan menjamah hidup kita en buat kita merasa ‘hidup’ lagi. Itu baru revival.

· Perubahan yang radikal
Yang namanya revival itu selalu ada perubahan. Gak ada revival yang gak merubah sesuatu. Revival selalu bawa perubahan. Jadi kita bisa bilang kalo kita mengalami revival kalo kita mengalami perubahan, en perubahannya juga radikal, contohnya dari yang dulunya biasa merokok, tiba-tiba dalam satu hari langsung berenti merokok.

· Pertobatan yang sungguhan
Di mana-mana, mulai dari zaman Alkitab sampe zaman sekarang, revival itu selalu ditandai sama pertobatan yang sungguh-sungguh dari orang yang mengalaminya. Gak bisa ada orang ngaku mengalami revival tapi dianya gak bertobat sungguh-sungguh. Yang namanya revival itu selalu menghasilkan pertobatan yang daleeem banget, sampe orangnya berubah 180 derajat.

· Dapetin apinya Tuhan
Revival itu bisa diumpain kayak api. Kita dibakar sama apiNya Tuhan. Itu revival. Kita bukan cuma dibakar, tapi kita jadi api itu sendiri en kita bisa bakar orang lain juga. Nah itu baru namanya revival.

GET THE FIRE...
Ok, sebelum kita bahas gimana caranya ngalamin personal revival, kita mesti tau dulu dua hal penting: satu, itu gak terjadi di KKR ato di persekutuan. Ya, kita bisa rasain api Tuhan di KKR, kita bisa dijamah Tuhan waktu di KKR, tapi itu gak bakal tahan lama, en sifatnya cuma sementara. Personal revival itu baru bakal terjadi kalo kita mempersembahkan tubuh kita sama Tuhan di waktu-waktu yang emang kita khususin buat Tuhan. Dua, personal revival itu gak terjadi dalam waktu singkat. Kadang butuh waktu. Soalnya api Tuhan itu baru bakal terjadi hanya kalo kitanya udah siap.

Nah, sekarang ayo kita dapetin apinya Tuhan... gimana caranya? Nih dia...

Pertama, bangun mezbah. Revival itu sering diumpamain kaya api Tuhan yang datang dari langit menyambar korban yang ditaro di atas mezbah. Yang jadi masalah kita itu seringnya cuman mau apinya doang, tapi gak mau membangun mezbahnya. Kalo mau apinya Tuhan, ya kita mesti sediain tempat buat dibakar sama api itu, yaitu mezbah. Di Alkitab kalo kita baca, Tuhan gak pernah kirim apiNya kalo gak ada mezbah. Contoh aja kayak di I Raja-raja 18:32.

Apa maksudnya bangun mezbah? Bukan artinya kita mesti bangun mezbah kaya zamannya Musa. Mezbah itu bicara soal tempat. Artinya kita mesti punya tempat buat api Tuhan. Gimana cara praktisnya? Sediain waktu buat bersekutu sama Tuhan tiap harinya. Karena pas waktu kita bersekutu dengan Tuhan itulah Dia bakal kirim apiNya buat kita.

Kedua, taruh korban di mezbah. Mezbah udah ada, tapi kalo gak ada korbannya, mau bakar apa? Masa mau bakar mezbahnya? Jadi kalo udah ada mezbah, sekarang kita taruh korbannya di atas mezbah. Apa korbannya? Diri kita sendiri.

Apa maksudnya? Bukan cuma sekedar sediain waktu buat bersekutu sama Tuhan tiap hari, kita juga mesti bener-bener total abisin waktu itu buat bersekutu sama Tuhan aja, gak ngerjain yang laen, gak mikirin yang laen, pokoknya waktu itu only for God. Inget aja Elia, abis dia beres bangun mezbah, dia taruh korbannya, baru api Tuhan datang (I Raja-raja 18:33)

Ketiga, persembahannya mesti selalu ada. Nah ini dia tahap yang paling susah. Supaya apinya terus nyala, korbannya mesti terus ada di atas mezbah. Malah kalo zamannya Musa, korban itu dibiarin terus dari pagi sampe sore. Nah hal yang sama, kalo kita mo revival, kita mesti terus-terusan mempersembahkan diri kita sama Tuhan, tiap saat, tiap waktu, tanpa berenti.

Nah, masalahnya di zaman Perjanjian Baru ini, korban yang ada di atas mezbah ini bukan korban yang mati kaya zamannya Musa, tapi korban yang hidup (Roma 12:1), makanya korban itu bisa milih buat turun dari mezbah en kabur. Tapi dia juga bisa milih buat stay di mezbah.

Now, mungkin banyak dari GF!ers yang bingung gimana caranya mempersembahkan diri sama Tuhan tiap hari. Sebenarnya cara mempersembahkan diri yang paling gampang itu adalah dengan taat sama apa yang Tuhan omongin. Soalnya buat kita bisa taat itu gak gampang loh en butuh pengorbanan yang gak sedikit. Makanya waktu kita taat sama Tuhan, kita lagi mempersembahkan diri kita sama Tuhan.

BELAJAR DARI TUKANG SATE
Ok, tadi kita udah belajar gimana caranya dapet api dari Tuhan. Sekarang kita belajar gimana caranya tetap on fire en gak melempem. Nah kalo mo tau caranya paling enak itu kita belajar dari tukang sate. Sambil belajar, perut kenyang makan sate, hehehe. Tapi ini beneran lagi, kita bisa belajar gimana caranya tetap on fire buat Tuhan sama tukang sate (walopun tukang satenya gak sadar). Emang apa aja sih yang bisa kita pelajari dari tukang sate?

1. Dia pake arang buat bakar sate
Pernah gak kepikir kenapa tukang sate pake arang buat bakar sate? Kenapa gak pake kompor gas ato pake microwave aja, biar praktis? Jawabannya biar murah en biar panasnya juga rata jadi satenya juga matangnya pas en juga biar ada aroma khasnya.

Anyway, bukan itu intinya. Yang jadi intinya itu si arangnya sendiri. Kalo mau tetap on fire buat Tuhan, kita mesti jadi arang. Arang itu biar item, tapi istimewa. Salah satu keistimewaannya arang itu bisa nyimpen api. Gimana caranya? Pertama arangnya dibakar terus dibiarin sampe apinya mati. Nah sekarang apinya dimana? Mati? Nggak! Apinya sekarang pindah di dalam arang.

Nah supaya tetap on fire buat Tuhan, kita juga mesti kaya arang tadi, dibakar, dibakar, dibakar terus, terus, terus sama apinya Tuhan sampe kita jadi api juga. Jangan bayangin kejadiannya bakal kaya Sadrakh Mesakh Abednego yang kaya pake AC di tengah dapur api. Api Tuhan itu panasnya bukan maen en menghanguskan apa aja.

Ngomong gampangnya, begitu kita pertama kali dapat api Tuhan, kita bakal merasa semangat, berapi-api, wah pokoknya lautan kusebrangi, gunung kudaki demi Tuhanku. Nah biasanya kalo udah kaya gini bakal datang ‘divisi pemadam kebakaran’-nya kerajaan iblis. Mereka bakal coba segala cara buat padamin api kita. Kalo udah gitu apa api kita bakal padam? Ato apa kita bakal bertahan dibakar terus, kaya arang, sampe kita ‘hangus’? Kalo kita bertahan terus sampe akhir, maka kita bakal jadi arang yang bisa nyimpen api, gak ada yang bisa padamin kita kalo udah gitu, karena kita adalah api itu sendiri. Tapi kalo kita berenti di tengah jalan...ya tanggung sendiri akibatnya. So ayo kita sama-sama jadi arang buat Tuhan, ok.

2. Dikipasin
Suka perhatiin peralatan apa yang gak boleh ketinggalan sama tukang sate selain tempat bakar sate? Kipas! Di mana-mana tukang sate pasti bawa kipas, kalo tukang satenya modern, bawanya kipas angin. Buat apa sih kipas? Ya buat ngipas lah masa buat makan? Nggak, nggak, fungsi utama kipas sebenarnya itu buat nyalain api yang ada di dalam arang biar tambah gede.

Nah gimana supaya kita keep on fire sama Tuhan? Ya api yang didalam kita itu perlu dikipasin lagi biar tambah gede. Gimana cara ngipasinnya? Pake kipas angin? Ya nggak lah. Caranya kita jaga terus hubungan sama Tuhan biar ‘angin surga’ itu bertiup terus dalam hidup kita en bikin api yang ada dalam kita gak mati-mati. Nah jadi gimana dengan saat teduhnya GF!ers? Masih jalan terus ato antara hidup dan mati?

3. Dia pake banyak arang
Pernah gak liat tukang sate bakar satenya cuman pake satu arang doang? Gak akan mateng-mateng tuh satenya. Tukang sate selalu pake banyak arang. Kenapa? Biar lebih cepat matangnya. Selain itu juga kalo arang yang satu udah kurang api, ‘kan bisa dibantu sama ‘rekan’ arangnya yang lain.

Mau tetap on fire? Jangan sendirian. Jangan jauh-jauh dari komunitas kita, mau persekutuan, gereja, sekolah, ato apa aja. Soalnya begitu kita ngerasa api kita mulai padam, kita bisa minta bantuan api dari teman satu komunitas kita. Tapi pastiin juga komunitas kita itu komunitas api, bukan komunitas air. Kalo nggak, padam dong api kita.

4. Dikasih minyak
Apa yang dilakuin tukang sate kalo arangnya udah agak-agak padam? Ada dua pilihan. Pertama dia bakal kipas-kipas terus, ato dia bakal kasih minyak tanah. Nah sama dengan kita. Biar api kita tetap ada, selain dikipasin sama ‘angin surga’ kita juga ‘minyak tanah surga’. Apa ‘minyak tanah surga’ itu? Gak lain gak bukan adalah Roh Kudus. Nah pertanyaannya, apa kita udah penuh sama Roh Kudus hari ini ato Roh Kudusnya udah abis lagi? Kalo kita merasa kekurangan Roh Kudus, minta lagi sama Tuhan, biar kita kembali on fire.


KALO UDAH DAPET PERSONAL REVIVAL TERUS NGAPAIN?
Seandainya kita udah dapat api revival terus ngapain? ‘Kepanasan’ sendirian aja? Sibuk kipas-kipas sendiri, biar apinya gak padam? Or kita langsung buat KKR revival, ajak semua orang biar tau apa yang terjadi sama kita? Ya jangan gitu lah. Kalo kita udah dapat api revival, kita bagiin lagi api itu sama orang di sekeliling kita. Jangan pelit. Inget loh kita udah nerima gratis, kita juga mesti kasih dengan gratis juga. Semakin banyak kita sebarin api ini sama orang lain, makin cepat juga Indonesia bakal alamin revival.

Kalo kita udah dapat api revival, kita juga mesti siap-siap buat menderita. Sejarah udah membuktikan kalo semua orang yang dapat api revival itu pasti menderita. En orang pertama yang bakal menyiksa mereka itu adalah orang terdekat mereka. Jadi begitu kita udah dapat api revival siap-siap aja buat mengalami penderitaan, disalah sangka-in sama orang, disalah mengerti-in sama orang. Itu udah satu paket sama revival.

Kenapa kita mesti mengalami penderitaan kaya gitu? Soalnya di mana-mana juga orang itu gak suka sama perubahan. Sedang revival itu sifatnya ‘kan merubah segala sesuatu. Ya jelas aja mereka gak suka. Kedua, ada faktor iblis juga. Si iblis gak suka liat kita berapi-api soalnya itu mengancam keberadaan dia, maka dia bakal pake semua orang buat stopin kita supaya gak berapi-api lagi. Nah, kalo udah gini, apa kita masih mau revival?

PERSONAL REVIVAL, COUNTRY REVIVAL
Kalo kita liat sejarahnya negara-negara ato kota-kota yang kena revival, selalu dimulai sama satu orang yang mengalami personal revival.Contoh aja, revival di Wales, yang dimulai sama satu orang anak muda yang mengalami personal revival, namanya Evan Roberts. Dari satu orang aja, satu bangsa bisa mengalami revival. Sekarang kebayang gimana kalo satu rumah yang mengalami revival? Gimana kalo satu gereja yang mengalami revival? Gimana kalo satu kota yang mengalami revival? Pastinya satu negara bakal langsung mengalami revival juga.

Personal revival precedes country revival.
Kebangunan rohani pribadi mendahului kebangunan rohani satu bangsa.


DAPAT PEWAHYUAN, DAPAT API
Udah jadi rahasia umum kalo yang namanya anak muda itu semangat, berapi-api melayani Tuhan pas masih kuliah, ato sekolah. Tapi begitu masuk dunia kerja, pssssss... ilang gak tau rimbanya, tau-tau muncul lagi di gereja pas udah merit, jadi jemaat yang mesti dimenagin lagi. Tapi itu sama sekali GAK NORMAL. Yang normal itu waktu masih sekolah berapi-api buat Tuhan, udah masuk kerja masih berapi-api, udah merit mesti lebih berapi-api (soalnya ‘kan udah berdua gak sendirian lagi).

Kenapa bisa ada anak muda yang kayanya berapi-api sebentar terus ilang? Soalnya mereka gak mengalami pewahyuan bahwa Yesus itu Anak Allah. Iya, mereka tau kalo Yesus itu Tuhan yang menyelamatkan, Allah yang berkuasa, Tuhan yang hidup. Tapi itu semua cuma ada di otak doang, bukan di hati.

Kalo kita sampe mengalami pewahyuan bahwa Yesus itu anak Allah, dijamin 100% hidup kita bakal berubah 180 derajat. Contoh aja Paulus. Di Kisah 19 ayat 1 dia masih pengen bunuh orang Kristen, tapi di ayat 20 gara-gara pewahyuan yang dia terima dari Tuhan bahwa Yesus itu Anak Allah, dia langsung bisa kotbah, beritain Injil.

Nah, kalo kita udah dapat pewahyuan yang sama kaya Paulus, dijamin hidup kita gak akan pernah sama lagi. Api yang kita dapat juga bakal terus terjaga, gak peduli mau kita masih jomblo kek, udah kerja kek, ato udah merit sekalipun.

Gimana caranya dapat pewahyuan itu? Cukup percaya aja dengan hati kita. Buka hati buat semua yang Tuhan mau kerjain dalam hidup kita. (http://www.majalahkristen.com/)